Dia Bukan Lagi Bintangku
Di acara reuni kelas, begitu aku kembali usai membantu pacarku membeli barang, tempat dudukku sudah diduduki sahabatku.
Gelas anggur merah dan piringku sudah disingkirkan, diganti dengan satu set yang baru.
Sama sekali tidak ada jejak yang menunjukkan kalau aku pernah berada di sana.
Melihatku datang, Clara hendak berdiri, tapi Billy buru-buru menahannya untuk duduk kembali.
“Lagipula dia juga nggak akan paham kalau kita membicarakan soal kasus. Duduk di sini hanya bisa ikut-ikutan tersenyum.”
Yang lain tak ada yang berani menimpali.
Semua orang tahu, dulu keluargaku mengalami masalah besar, sehingga aku terpaksa berhenti kuliah di tengah jalan.
Saat kuliah, mereka adalah ‘pasangan terbaik’