Saat Hati Harus Kembali Terbagi
Baru saja aku merasakan kebahagiaan, kenapa secepat ini Engkau menggantinya dengan kesedihan?
"Nayma, jangan begini, Nak! Kasihan bapak dan ibumu."
Entah siapa yang bicara, aku tak tau. Bahkan beberapa orang sudah berusaha memegangi tubuhku yang mulai melawan seperti orang kerasukan. Dunia serasa runtuh. Setelah kehilangan suami yang berselingkuh, kini aku harus kehilangan cinta pertamaku untuk selamanya.
"Istighfar, Nayma! Jangan begini," kata seseorang dengan jelas di telingaku.