Hati yang Kau Sakiti
Kiran hanya bisa menahan air mata yang sudah menggenang di sudut matanya, sementara Lita tersenyum puas, merasakan kemenangan yang dia idamkan selama ini.
"Mas, tolong jangan membentak Kiran. Aku yang salah karena tidak mau membersihkan lantai," gumam Lita dengan suara lemah, seolah-olah dia adalah korban dalam situasi ini. Mata Lita tampak berkaca-kaca saat dia menatap Arka.