Sentuhan Panas Papa Mertua
“Papa, kalau terus ngomong begini, aku bisa jatuh cinta tiap hari, tau nggak?”
Arthur tertawa kecil sambil mencium keningnya. “Yaudah, jatuh cinta terus aja."
Udara lembang berhembus lembut, membawa aroma tanah basah dan bunga liar.
Dan di tengah semua itu, tawa Rose terdengar paling indah—menjadi melodi yang tak akan pernah bosan Arthur dengar.
Langit sore mulai berubah warna, gradasi oranye keunguan menghiasi lembah di bawah sana.