Dimanja Suami Kontrak
Dengan suara yang datar namun mengandung ketegasan, ia berkata,
“Kau tidak bisa menyalahkanku atas kehidupan yang kita jalani, Jelita. Aku tidak pernah meminta terlahir di keluarga yang kau idamkan itu. Aku tidak pernah memohon untuk mendapatkan semua yang kau pikir aku miliki.”
Lura menahan napas sejenak, matanya tak bergeming dari wajah adik tirinya itu. “Dan asal kau tahu,” lanjutnya dengan nada lebih berat, “hidupku juga tidak sebahagia yang kau pikirkan. Aku punya luka yang tak seorangpun tahu, luka yang kututup rapat bahkan dari diriku sendiri.”
Bab Populer