Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Tetua Si Lu Tetua Min Tetua Kun Lu Tetua Boran Tetua Von Seo Tetua Hun He Tetua He Mu Sedangkan untuk murid senior ada lima orang, lima orang tersebut adalah murid berbakat dari Sekte Lembah Nirvana: He Xia Yang Xu Run Nin Ja Libi Zhou Mi Tetua Su Li memimpin acara pagi, seperti biasa setiap paginya semua murid harus mengucapkan beberapa kata penting yang menjadi pegangan mereka. "Murid-murid, ikuti kata-kataku!" "Siap guru!" Tetua Si Lu menghentakkan tongkat, saat itu juga angin berhembus kencang. "Semangat!" "Semangat!" ucap semua murid. "Pahlawan terkuat tidak akan marah!" Semua murid berteriak "Pahlawan terkuat tidak pernah marah!" "Pahlawan terkuat tidak pernah mundur!"
9.5454.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.2K kali sebagai lirik lagu sifate murid
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
LAWON ABANG (Kafan Merah)

LAWON ABANG (Kafan Merah)

"Lepas kalau koe ndak mau mati. Aku ndak punya banyak waktu." "Hei! kalian yakin sudah mau menyerah? dia membunuh guru! guru sama halnya orang tua kita. Ayo bangun, Rek! Kita beri dia pelajaran," seru Mursidi. Amarah murid lain kembali tersulut. Mereka bangkit dan berjalan mendekat. Tak peduli meski harus menyeret langkah dengan tertatih. "Terlambat ... Kartasakti, Ibumu sudah mati," ujar Nyai Larapati yang hanya didengar oleh Kartasakti sendiri.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
TULPA

TULPA

"Please don't be in love with someone else. Please don't have somebody waiting on you. Please don't be in love with someone else. Please don't have somebody waiting on you." Tidak disangka-sangka semua murid yang menonton turut bernyanyi, membuatku senang. Tatapan kekaguman yang dilayangkan untukku membuatku semakin merasa percaya diri untuk bernyanyi. "This night is sparkling, don't you let it go. I'm wonderstruck, blushing all the way home. I'll spend forever wondering if you knew. This night is flawless, don't you let it go.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Suasana riang dianggapnya malang. “Saya tidak bisa membaca, namun saya mampu menghitung satu ditambah satu sama dengan dua!” Kalimat pembelaan yang bukan meredamkan murka justru membuat napas berat guru itu terbuang percuma. “Fira!” Guru itu menyentuh bahu murid didiknya. “Kami hanya ingin kau menjadi gadis yang cerdas dan tidak ketinggalan pelajaran! Sebaiknya besok kamu berikan adikmu ke Ibumu ya? Jangan membuat guru-guru di sini kecewa dengan prestasimu, Fir!” Perkataan lembut namun menyakitkan.
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
The Hijabi Dancer

The Hijabi Dancer

Tatapan mata khas seorang guru yang ingin mencari 'mangsa' untuk dijadikan korban dari pertanyaannya kali ini. Murid baru? Tentu saja, itu adalah sasaran empuk bagi Yusuf. "Jihan" Suara itu terdengar lembut memanggil nama Jihan, namun kelembutannya seolah menusuk begitu tajam ke jantung Jihan yang sedang berdegup kencang karena takut akan menjadi 'mangsa' Yusuf saat itu. "I...iya pak?" "Coba sebutkan salah satu ayat dari kitab suci Al-Qur'an yang membahas tentang pentingnya kita untuk berperilaku baik terhadap orang tua dan guru"
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
NAIRA

NAIRA

Ciri khas seorang Aira. "Aduh neng geulis geulis amat si, akang boleh ke rumah sama keluarga akang engga, buat ngelamar eneng" "Jangan judes judes woi kan babang makin sayang" "Aaaa Ara imut bat sumpah" "Najis bitch!!" "Ewh bat si ngapain juga sekolah nerima cewe cewe yg sombong kaya mereka" Salah satu murid terkocak di kelas itu mengangkat tangan nya, sontak 1 kelas menanti pertanyaan lelaki yg dijuluki badut nya IPS 5
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
My Destiny

My Destiny

Meski sajaknya singkat, tetapi arti dan makna si penulis tiap bait sangat terlihat jelas bagi siapapun yang membacanya. Satria menengok kearah teman-temannya di bangku belakang. Sifatnya yang dingin dan cuek membuat Satria tidak begitu tahu seperti apa karakter mereka satu persatu. Dia berdecak karena tidak melihat siapapun yang mencurigakan. Semua murid di sana sedang fokus menulis materi yang diberikan guru tadi.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
KISAH CINTA YANG TERNODA

KISAH CINTA YANG TERNODA

Hal yang sama juga dilakukan Sawitri, menyapa muridnya satu-persatu dan memeluk tubuh mungil mereka, sesekali menenangkan dan membujuk anak-anak yang masih merajuk yang enggan ditinggal orang tuanya. Lalu muncullah Shafiya, salah satu murid perempuan umur empat tahun mungkin, dengan rambut dikucir satu, berjalan ke arah Sawitri sambil menangis. Di belakangnya ada ayahnya yang mengikuti. Pak Safar namanya, Sawitri tahu dan kenal wajah-wajah wali muridnya.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 684 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
Satu klik naik seribu tingkat

Satu klik naik seribu tingkat

Langit sore di Sekte Awan Biru. Ratusan murid berdiri mengelilingi arena batu, sebagian dengan ekspresi dingin, sebagian lagi tersenyum mengejek. Di tengah arena, seorang pemuda berlutut dengan napas terengah-engah. Darah mengalir dari sudut bibirnya, menetes ke lantai batu yang dingin. Namanya Lin Yuan “Murid tanpa akar spiritual tetap saja murid tanpa akar,” suara seorang pemuda terdengar lantang dari atas arena. “Berapa tahun kau berlatih pun, hasilnya pasti tetap nol.”
531 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai lirik lagu sifate murid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status