Kami Yang Kau Buang
Kini kamu harus menderita karena kesalahan Ibu,"
Tubuhku ambruk ke lantai. Ku tutup mulutku dengan tangan agar tak mengeluarkan suara. Aku takut Raffa terbangun mendengar suara tangisanku.
Drrtt drrtt drrtt!
Handphoneku berbunyi sepertinya ada pesan masuk dari aplikasi hijau. Ku buka handphoneku, ternyata pesan dari Mas Irvan.
["Dek, Mas pulang dulu ya nganter Ibu, nanti Mas ke rumah sakit lagi bawain salin buat kamu dan Raffa,"]