Luka Hati Istri Yang Ditinggalkan
Aku tak puas dengan jawaban Pria itu, meski aku merasa senang Prilly memanggilnya dengan sebutan itu.
"Sayang, kok manggilnya beda, jadi Papi," pancingku akhirnya.
"Karena Ly, sayang sama Papi," jawab Prilly, sambil menyodorkan cangkir bekas minumnya padaku. Aku menoleh ke Pak Ryan yang senyum-senyum mendengar jawaban Prilly. Alisnya diangkat naik turun, merasa puas.
"Mami, Ly main lagi," ucap Prilly turun dari kursi berlari ke arah perosotan.
Hot Chapters