Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dear Secretary

Dear Secretary

“Semua berawal dari mimpi, kan?” “Kamu itu sakit!” jerit Sinar sudah tidak tahan dengan Pras. “Dan kamu obatnya.” “GILA!” “Karenamu!” “Go straight to fucking hell!” “And I’ll bring you with me.” “You’re such a fvcking asshole!” Pras berseringai tipis. Kembali meraih tangan Sinar lalu menariknya mendekat, hingga tidak ada lagi jarak di antara mereka. “Bet, this asshole’s gonna have you screaming my name … all night long.”
1068.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Tapi di ruangan itu, ada cahaya lain yang tak kalah terang: —cahaya kenangan, —cahaya doa, —dan cahaya cinta yang tak pernah padam. Dari jauh, di dinding studio yang baru, terpajang sebuah foto hitam putih: Sekar sedang tersenyum sambil mengenakan headset, dengan tulisan kecil di bawahnya: “Sekar Aryasatya — The Voice That Taught Us to Love.” Dan di udara pagi itu, suara Jinara menyatu dengan suara alam, menembus batas ruang dan waktu — melanjutkan kisah yang dulu dimulai dengan kalimat sederhana:
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Senja Olehku yang berduka Hai senja Warnamu indah Oren kemerahan Memberi semangat juga kehangatan Cahayamu memberi ketenangan Untuk hatiku Yang mengharu biru Hai senja Kau mengantarkan cahaya kehidupan Mengawali kegelapan malam Mengantar makhluk Ke peristirahatan Hai senja Lihatlah Aku terdiam Memandangmu Dengan luka Senyumku hilang Melayang Terbawa kegelapan Terbang bersama kebahagiaan Melayang Tinggi ke awan Hai senja
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Duda lapuk Aku merasa euforia manakala mataku dan matanya saling bertemu. Ini sangatlah tidak baik untuk jantungku, aku harus menjaga pandangan ini agar tidak semakin terperosok ke dalam pesonanya. “ Sekarang kamu percaya sama aku?” Tanya Lukas setelah aku mengalihkan pandanganku. “Aku rasa tidak ada alasan untuk Aku tidak percaya kepada kamu,” jawabku apa adanya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Bukan Surga Terindah

Bukan Surga Terindah

Gadis itu mengarahkan pandangan pada permukaan sofa lalu menjawab dengan suara pelan, “A-aku … takut jarum suntik, Mas.” Rumi terpaksa berbohong. Entahlah, yang ada di pikirannya hanya alasan itu. “Astaga! Hanya gara-gara jarum suntik?” Kenan yang berdiri di belakang sofa tertawa mendengarnya. “Kenapa tertawa? Kamu nggak tahu gimana rasanya menghadapi sesuatu yang membuat trauma, bukan?” sahut Aida sambil melotot galak pada Kenan.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

harus ku melangkah terkadang kau beri harapan kadang terasa jauh pedihnya hati bila ini hanya terbawa perasaan Dan aku mencintaimu sungguh-sungguh tanpa kau tahu tersimpan di dalam hatiku selamanya ini jadi rahasia Cintaku hanyalah untukmu andai engkau sadari itu bila cintamu bukan aku biar cinta ini jadi rahasia hatiku "Gue cinta lo, Prita!" bisik Zain tepat di telinga Prita. Prita segera menoleh. "Hah?" Prita tidak bisa mendengar Zain karena ia terlalu hanyut dalam lagu itu. Zain tak merespon Prita. Ia kembali menatap ke depan. Begitupun dengan Prita yang juga kembali memandang ke arah depan. hooooo ...
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

Mereka menuruni tangga hingga sampai ke lantai 1 dilihatnya langit yang masih medung itu "Wah emang lagu bercanda ini langit, giliran udah sampai di bawah Nggak gerimis, Kalau gini tadi aku nggak usah lari-larian" "Nggak papa sit bikin sehat hahaha" " Iya sih udah kerasa turun setengah kilo, btw Ira kamu lagi mau ke mana?" "ini aku mau nyari makankan lapar banget abis ospek tadi belum sempet beli makan" Oh, kalau gitu aku ikut ya mau nyari peralatan mandi" "OkeBerangkat"
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Dia berkata, "Vina, kita akan sebahagia ini seumur hidup." Namun saat membuka mata, seluruh dunia berwarna hitam. Aku meraih ponselku, Serina mengirim pesan lagi. Sebuah foto. Di atas ranjang yang berantakan, ada noda merah menyala. Tiba-tiba aku merasa mual. Aku pun berlari ke kamar mandi dan muntah kering berulang kali. Namun yang keluar hanyalah air mata sebagai reaksi tubuh.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Kau Lah Takdir Ku

Kau Lah Takdir Ku

Apa kah dia pernah trauma dengan namanya wanita ? Pras terdiam tak bisa menjawab atau membantah perkataan yang Aldo katakan tadi. Di tambah perkataan Edel tempo hari masih terkam jelas di telinganya. " Cara menyembuhkan mu itu cuman satu, Pras. Yaitu dari dalam diri mu sendiri bukan dari orang lain sebenarnya. " ucap Aldo lagi pada Pras. " Wanita itu hanya jembatan untuk menyadarkan mu saja. Kalo lubang surgawi lebih nikmat dari pada lubang neraka " ucap Aldo lalu menyeruput minumannya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

“Kalau begitu, jangan pernah membayangkannya. Karena aku berjanji, aku akan selalu di sini. Untukmu dan Twins.” —∞0∞— Matahari beranjak turun dari peraduannya. Sinar jingga menyapu langit dengan semburat keemasan, memantul di kaca-kaca gedung rumah sakit yang menjulang tinggi. Lora melangkah pelan melewati pintu utama, merasakan hembusan angin senja yang menerpa kulitnya. Aroma antiseptik langsung menyergap indra penciumannya begitu ia memasuki lobi rumah sakit. Tangannya menggenggam erat tali tasnya, seolah mencari pegangan untuk menenangkan diri.
10212.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai lirik seberkas sinar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status