Surat dari Azza
Bisiknya.
"Oh, kalau gitu saya pesen minumnya es teh anget aja, mbak," lagi dan lagi Azza membuat kedua temannya itu ingin hilang dari dunia yang fana ini.
"Hehe, maafin temen saya, ya, mbak. Temen saya lagi mabuk pengharum mobil tadi, maaf, ya, mbak," tak menunggu waktu lama Lisa segera menyeret tubuh Azza agar menjauh dan mencari tempat duduk.
Hot Chapters