Ditolak Sopir Miskin
Setelahnya seperti biasa, membentang tikar tipis di lantai tanah dan menjalankan salat.
***
Aku menuju ke halaman depan, melihat Ibu sedang duduk melamun sendirian. Kudekati ia, berjongkok dan memijat kakinya.
"Le."
"Nggih, Bu?"
"Ibu, kok, kangen banget, ya, sama bapakmu?"
"Kirim Al-Fatihah, Bu. Biar Bapak tenang di surga Allah."
Ibu tersenyum. "Le, Kira-kira siapa, ya, orang baik hati yang mau membantu pengobatan Ibu? Ibu pengin ketemu ia."
Hot Chapters