Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JEJAK SANG PEWARIS

JEJAK SANG PEWARIS

Petugas kebersihan itu terlihat sedang sibuk memindahkan sampah dari sebuah tempat sampah besar di ujung selasar asrama ke dalam sebuah truk kecil berwarna oranye. Tempat sampah besar itu biasanya digunakan untuk membuang segala macam barang yang sudah tak terpakai – sebelum kemudian diangkut oleh petugas kebersihan pada setiap pagi hari, saat seluruh penghuni asrama sudah berangkat ke sekolah. “Tunggu, jangan diangkut dulu!” seru Leon seraya berlari menghampiri.
1025.7K viewsOngoingAdded to Library 744 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
Kubuang Mantan Suami Sampah Pada Tempatnya

Kubuang Mantan Suami Sampah Pada Tempatnya

Aldi tak sadar bukan karena di sengaja, tetapi Anna menyadari bahwa ia tak memberitahu tentang ini sebelumnya. Seketika Aldi memutar balik mobilnya, hingga saat Anna melihat sebuah jalan bercabang dua. "Belok sini, dan di bangunan warna ungu tua kita berhenti." Aldi menyimak, dan tak berselang lama, tempat tujuannya terlihat. "Disinikah?" "Benar..." Laju mobil terhenti, Aldi langsung turun, membukakan pintu mobil untuk Anna. "Masuklah dan istirahat yang cukup, kita bertemu lagi besok, kebetulan aku masih ada urusan."
102.9K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tampaknya dia mencoba menenangkan situasi. “Hahaha. Kan, dalam situasi apa pun kita tetap harus membuang sampah pada tempatnya. Kita harus menjaga Bandung tetap bersih.” Kami sudah berada di dalam kedai Mang Kurnia, menghela napas lega. “Kata kamu tadi kita harus mengurangi penggunaan plastik. Tapi tadi jus pake plastik.” “Ya, kalau pake kertas, kan, nggak mungkin. Hahaha.”
107.4K viewsOngoingAdded to Library 216 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
Putri Kaca Keluarga Myosotis

Putri Kaca Keluarga Myosotis

Tempat itu adalah area yang paling dihindari oleh anak-anak disini karena selalu mengeluarkan bau yang tidak enak, padahal setiap tiga hari sekali ada orang yang datang untuk mengangkut sampah-sampah itu. Tidak ada siapapun disana ketika mereka tiba. Agnes bahkan sama sekali tidak dapat mencium bau apapun selai bau kayu yang terbakar. Tidak ada lampu disana tetapi malam itu tempat pembuangan itu terang. Ru melepaskan tangan Agnes dan berjalan ke sebuah tempat sampah besar. Ada empat tempat sampah yang tingginya dua kali tinggi Agnes. Ru berjalan ke celah yang ada diantara dua tempat itu. Dia meminta Agnes mendekat dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam sebuah tong.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
Sehidup Semati Yang Teringkari

Sehidup Semati Yang Teringkari

"Buku harian? Sepertinya aku melihatnya saat membuang sampah. Seharusnya ada di tempat pembuangan sampah, tapi saat ini, truk sampah harusnya sudah bawa pergi..." Erik segera berlari ke tempat pembuangan sampah di lingkungan itu. Petugas tempat pembuangan sampah tampak bersiap untuk menuangkan semua sampah ke dalam tong. "Pak, tunggu sebentar, aku kehilangan sesuatu yang penting." Tanpa menunggu reaksi orang-orang itu, Erik menuangkan semua sampah ke lantai. Bau busuk sangat menyengat, hingga beberapa orang memalingkan muka.
27.1K viewsCompletedAdded to Library 785 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

Anthony segera berdiri untuk mengambil tempat pak RT. “Selamat malam bapak-bapak, terimakasih sudah mau memberi saya sedikit waktu. Saya akan mengatakannya dengan singkat,” ucap Anthony. “Saya mendirikan bank sampah, jika dirumah anda ada sampah bersih jangan buru-buru dibakar ataupun dibuang. Tukarkan saja dengan uang, saya bersedia menampungnya,” jelas Anthony. “Wahh!! Bisa seperti itu!! Enak sekali!!”
108.1K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

“Malem juga.” “Buang sampah ya, Mba?” tanya Yanto sambil melirik kantong di tangan Nadine. Nadine mengangguk kecil. “Iya. Tapi aku bingung mau ditaruh di mana.” “Tempatnya di luar sana, Mba,” jawab Yanto sambil menunjuk ke arah depan. “Oh, itu,” Nadine tersenyum kecil. “Makasih ya, Bang, udah ditunjukin.”
10320.7K viewsCompletedAdded to Library 12.2K Times as logo buang sampah pada tempatnya
Show Reviews (29)
Read
+Library
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Rahasia sang Pewaris Kembar

Rahasia sang Pewaris Kembar

Bisa saja salah satu dari mereka dapat mengenalinya. Dilangkahkannya kaki menuju dapur dengan botol minum di tangan. Didekatkannya mulut botol ke bawah dispenser air untuk mengisi ulang. Aku pernah mendengar kiasan yang mengatakan : Tempat terdekat dengan bahaya itu sendiri adalah tempat teraman. Apakah itu berlaku dalam kasusku? "Neil, tolong bawa dua kantong sampah itu ke pembuangan di luar."
3.0K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
(Not) A Queen

(Not) A Queen

Dia harus bergegas membuang sampah itu ke tempatnya. Semua penghuni apartemen sudah diberitahu, jika membuang sampah harus menuju lantai dasar di bagian belakang. Di sana sudah ada beberapa tong khusus sampah. Itu berarti Alecta harus turun ke bawah. “Bagaimana jika besok pagi saja aku membuangnya?” Nyali Alecta menciut. Dia sudah membayangkan jika di lorong ada segala jenis hantu.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 610 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Read
+Library
Menjadi Istri Gadungan Sahabatku

Menjadi Istri Gadungan Sahabatku

“Lang, apa yang kamu lakukan?” Dia mengangkat benda yang sudah aku buang ke tempat sampah. “Apa lagi? Membuang sampah pada tempatnya,” jawabku sekenanya. “Untung saja Tama menanyakan dahulu, jadi undangan berharga ini tidak terbuang sia-sia.” Dia duduk di depanku dan meletakkan sampah itu di atas meja. “Fay, itu sampah,” kataku, mengingatkan. “Mengapa kamu taruh di atas meja?”
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as logo buang sampah pada tempatnya
Show Reviews (10)
Read
+Library
Meina H.
Hai, teman-teman. Terima kasih sudah mampir, juga yang masih setia mengikuti cerita Fayola dan Galang. ♡ Selama bulan April 2023, aku akan menambah satu bab per hari. Jika bisa lebih, pasti akan aku unggah. Bila suka novel ini, sumbangkan gem dan beri komentar, ya. Terima kasih. (。・ω・。)ノ♡
Melisa
Wkwkwkwkkwkk suka kentut. Jadi ingat dlu masih sekolah suka banget kentutin temen...... 1 hal yg aku suka di crta ini krna mereka sangat menyayangi keluarga msing2 sllu support n nikahnya di gereja. Jrg banget baca novel yg nikahnya di gereja selalu ijab kabul
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status