Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bangkitnya Menantu yang Dianggap Parasit

Bangkitnya Menantu yang Dianggap Parasit

“Itu Bu Ambar, ia sedang membuang sampah, “gumam Nura mengamati setiap gerak -gerik Ambar yang berjalan membawa sekantong plastik besar menuju tempat pembuangan sampah. Beberapa menit berlalu, Ambar telah meningalkan lokasi pembuangan sampah, Nura tampak berpikir serius, sejak tadi ia mengamati bungkusan sampah yang dibawa Ambar, lalu dengan cepat ia menuju tong sampah lalu mengambil kantong sampah milik Ambar.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Pesona Mantan Suami

Pesona Mantan Suami

kata Lia sambil menunjuk ke arah tempat sampah mereka. Budi menguap, tampak tidak terlalu peduli dengan masalah yang Lia utarakan. “Ya udah, ambil aja yang punya kamu.” Lia merasakan darahnya berdesir. “Mas, itu bukan soal sampah. Ini soal ketertiban.” Budi menatapnya dengan ekspresi setengah bingung dan geli. “Ketertiban? Ini cuma sampah, Bu Perfeksionis. Ngapain dipermasalahin?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Tugasnya adalah membuang sampah ke tempat pembuangan sementara di belakang sekolah, area yang jarang dilewati kecuali oleh siswa petugas kebersihan atau siswa-siswa yang ingin menghindari pengawasan guru. Begitu tiba di sana, Fiora menutup hidungnya. Bau sampah bercampur asap rokok menusuk indra penciumannya. Ia tahu tempat itu memang sering dijadikan tempat nongkrong anak-anak nakal yang suka merokok diam-diam. Fiora buru-buru mengosongkan tempat sampah yang dibawanya. Namun, saat hendak berbalik pergi, matanya menangkap sesuatu di atas tumpukan batu bata bekas.
919 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Dalang Dibalik Kematian Kakakku

Dalang Dibalik Kematian Kakakku

Mobil itu berhenti di sebuah tempat pembuangan sampah, di tengah ada alat berat yang sedang beroperasi. "Hey, kenapa kita ke tempat seperti ini?" tanya Alina dilanda bingung. "Dari emoticon itu dapat diartikan bahwa HP milik Wiwin berada di tempat pembuangan sampah. Coba Bu Alina buka lagi," Perempuan itu mengecek lagi simbol yang dikirim Wiwin. "Ini ada sampah, terus gambar alat berat juga. Jadi...." "Iya, ini tempatnya. Ayo kita cari."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Petualangan Hidup

Petualangan Hidup

Jadi kami memanjat pagar dan melompat ke tanah. Kami langsung menuju keran. Sementara Hari dan Dimas berdebat tentang siapa yang akan pergi selanjutnya, aku melihat sekeliling. Selalu ada begitu banyak barang di tempat sampah sehingga mataku sakit hanya dengan melihatnya. Seluruh sampah warga dan limbah pabrik, hampir seluruhnya ada di tempat itu. Ada banyak hewan liar juga, tapi bukan jenis yang Anda lihat di film Disney atau di kebun binatang anak-anak di mana mereka membiarkan Anda membelai binatang. Anjing dan kucing liar juga datang ke sini. Mereka biasa menyerang satu sama lain karena sepotong daging busuk, tetapi mereka tidak pernah menyerang Hartono, penjaga tempat pembuangan sampah,
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Pesona Babang Ojol

Pesona Babang Ojol

“Permisi, Neng. Kami mau ambil sampah. Dari tadi si Eneng halangin terus.” Aku membuka mataku perlahan kemudian berdiri. Kulihat sebuah tong sampah besar berada di belakangku. Heh? Aku gagal fokus. Aku mengambil kacamataku dari dalam tas. Setelah memakainya, terlihat jelas tulisan di atas truk tersebut, ‘Mobil Pengangkut Sampah.’ Pantas saja mereka sangat bau. Aku kembali duduk di kursi panjang, masih setia menanti angkutan lewat. Sebaiknya aku mengabari Ilham, adik lelakiku supaya Ayah tidak mengkhawatirkanku.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 528 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Pak Jagat! Cintai Aku!

Pak Jagat! Cintai Aku!

Ia lupa membuang sampah itu tadi pagi karena terburu-buru untuk mengantar Mamanya. Tak tahan pemandangan kotor itu, Sekar akhirnya membereskan sampah dan melangkah keluar untuk membuangnya. Di samping gedung apartemen ini disediakan tempat pembuangan sampah, baik yang organik maupun non organik. Biasanya petugas pengumpul sampah akan mengambilnya dia hari sekali. "Akhirnya bisa kebuang juga. Untung belum sampai bau di dalam." Ucapnya sambil menepuk-nepuk kedua telapak tangannya setelah menaruh sampah di depan gedung apartemen.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
The Merman

The Merman

"Seorang pria, aku akan memberikan detailnya nanti." ~~ "Keana, aku akan membuang sampah ini dulu." Arthur mengambil tong sampah yang sudah penuh dengan sampah, ia harus membuang sampah ini ke belakang cafetaria karena di sana ada tempat penampungan sampah yang lebih besar sebelum akhirnya diangkut oleh truk pengangkut sampah.
9.916.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Pacar Simpanan

Pacar Simpanan

Ketika mereka membongkar tenda mereka dan juga bersiap-siap untuk pulang Brian pun berbicara kepada mereka semua. "Sekarang kalau sudah selesai membersihkan semuanya, jangan lupa ya sampahnya dipungut soalnya tidak enak kan kita sudah menginap di sini dan sudah berpikir disini dan kita mengatur tempatnya," ujar Brian menasehati teman temannya yang sedang berpiknik.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai logo buang sampah pada tempatnya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status