Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LAILA

LAILA

Dasar gak mau kalah. "Apa A itu maksudnya Wira dan I itu Laila. Kamu romantis sekali." Balasku. "Bukan, maksudku A itu Pantai dan I itu Tersembunyi. Jadi Pantai Tersembunyi." Jawabnya bikin aku geregetan. Aku gemes dan ingin membalasnya. Aku genggam pasir putih di bawah. "Bajumu bagus kalau di kasih motif!" Ucapku.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
Ludus

Ludus

balas Tian membuat Rara semakin mendukan wajahnya karena memerah malu. "Apa?" tanya Darga kikuk. Sedangkan Hans sudah menahan tawanya melihat ekspresi kaget Darga. "aku suka sama Kakak sejak pertama ketemu," ujar Rara pelan namun sanggup membuat krlas ricuh dengan teriakan godaan dan siulan. "Hah?" kaget Darga. "Wahhhh apakah stok cogan single akan berkurang hari ini?" teriak Jordan semakin riuh.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Nandini mendengus sebal karena ejekan pria itu membuat harga dirinya tersentil, Tama yang melihat ucapannya mempengaruhi Nandini, akhirnya kembali mengejek wanita itu lagi. "Laura juga terbiasa memakai pakaian yang seksi, rendah, dan ketat hingga membuat para pria bernafsu padanya. Bukan sepertimu yang suka memakai pakaian membosankan, panjang, dan tertutup." "Kau pikir kau sempurna? Rolan itu suka naik motor, dia sangat terlihat seksi ketika tubuh tegapnya itu naik motor besar, dia tidak takut wajahnya kusam karena kena debu, tidak sepertimu yang kena panas saja sudah mengeluh seperti banci yang bernyanyi di lampu merah."
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
Aurora Gadis Terjual

Aurora Gadis Terjual

Namun, Sean belum membuka suara untuk memperkenalkan Aurora pada Andreson. "Siapa nama nya?" suara berat khas Andreson tertuju pada Sean. "Kenalkan diri mu...!" perintah Sean pada gadis yang sejak tadi berkeringat panas dingin itu. "Perkenalkan, nama saya Aurora..." tenggorokan Aurora seakan cekat menahan ketakutan. "Hai kak Rora, nama ku Allena." sapa Allena dengan senyum yang terus menghias di wajah nya.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

Kebohongan transparan yang bisa dibaca ayah mertuanya, tapi itu adalah kebohongan yang tidak bisa dia buktikan sebaliknya. Tatapannya tetap pada telur orak-arik dingin di hadapannya yang hampir tidak bisa dimakan sekarang. Kiara bahkan tidak berpikir dia bisa menelan gumpalan ketakutan yang menumpuk di dalam dirinya. Tatapannya tetap pada telur orak-arik dingin di hadapannya yang hampir tidak bisa dimakan sekarang. Kiara bahkan tidak berpikir dia bisa menelan melewati benjolan ketakutan yang menumpuk di tenggorokannya.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN

MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN

Lora melangkahkan kaki dengan besar dan menghampiri mereka berdua. Lavendra masih terdiam dan tidak memberikan respon atas kedatangan kembali dari Lora tersebut. Dia sama sekali tidak paham dengan apa yang sebenarnya terjadi sekarang ini. Lora melihat ke arahnya, tatapannya benar-benar menunjukkan rasa benci yang sangat besar sekali. Mendadak saja, Lora menarik rambut Lavendra dengan kuat. Dia menjambak Lavendra seperti tadi siang. “DASAR WANITA GATAL! BERANINYA MENGGODA PRIA ORANG LAIN!” tegasnya.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Dia diam dengan pandangan jauh. Lora yang sejak tadi malam diam tak berkata apa-apa, tiba-tiba mengulurkan tangannya ke arah Alvaro. Dia sama cantiknya dengan Siti, bahkan mungkin lebih cantik. Tapi ada sesuatu dalam sorot mata Lora, sesuatu yang tajam dan penuh perhitungan tersembunyi di balik tatapan itu. "Halo, aku Lora Marinda," ucapnya dengan suara lembut tetapi penuh percaya diri.
9.6150.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Paman Mantanku

Gairah Liar Paman Mantanku

Tatapan Rey menukik ke dalam dirinya. “Aku mungkin nggak sempurna ... tapi aku akan berusaha mati-matian jadi laki-laki yang pantas untukmu.” Kemudian, Rey menyelipkan sesuatu di tangan Aura. Sebuah kotak beludru hitam. Aura menatapnya penuh tanya, lalu membuka perlahan. Sebuah kalung dengan liontin kecil, berkilau di bawah cahaya. Liontin berbentuk hati yang indah, dengan dua inisial terpahat di tengah berlian itu. R dan A.
1057.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lora aura
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Chocoberry pie
Halo semuanya.... selamat membaca karya terbaruku, ya. semoga bacaan ini bisa jadi hiburan mengisi waktu senggang. jangan lupa ramaikan dengan komen dan saran, ya. karena itu sangat membantu aku. TYSM
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Throne of Blood : System

Throne of Blood : System

jawab Flyor sembari mengeluarkan 'Aura' miliknya. Xora sama sekali tidak melihat Aura yang dikeluarkan oleh Flyor, tetapi Xora bisa merasakannya. Aura yang Flyor keluarkan itu berwarna biru, terlihat seperti asap tipis yang menyelimuti setiap jengkal tubuh Flyor. Mulai dari ujung rambut, sampai ujung jari kaki.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
Suami Sah di Siang Hari, Kekasih Gelap di Malam Hari

Suami Sah di Siang Hari, Kekasih Gelap di Malam Hari

Ia menarik napas panjang, meneguk sisa wine, dan membiarkan pikirannya berputar cepat: “Aku harus membuatnya ragu. Sedikit saja keraguannya, dan aku akan berada di posisi menang,” gumam Aurora. Ia menatap ponselnya, menulis pesan singkat: “Aku di lobby. Tunggu sebentar, ya. Hanya sebentar, untuk urusan kerja.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lora aura
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status