Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LOL

LOL

Airmata itu kembali mengaliri pipinya, ia tidak bisa menghentikan beribu-ribu airmatanya. “Aku juga Ra, aku juga minta maaf. Aku tidak tahu apa yang terjadi padamu, terimakasih untuk catatan yang kau buat. Aku dan Afriya akan menjadi teman berceritamu apapun yang terjadi. Hiduplah seperti apapun yang kau inginkan aku akan mendukungmu.” Liza menumpahkan airmatanya, segukan mereka masih terdengar. Mata mereka yang memerah menandakan mereka sudah menangis, mereka memasukkan buku harian itu kedalam lemari Liza agar tidak ada yang tahu. Ponsel Liza berbunyi menandakan telepon, Liza melirik sebentar siapa orang yang menelepon “Tao” nama yang tertulis disana. Liza menggeser layar dan mengeraskan pa
101.9K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as lora aura
Read
+Library
ANNORA

ANNORA

tanya Manda. "Dia anaknya ceria banget, tapi pas gue lihat matanya, tuh, kayak beda gitu. Nggak ada unsur bahagianya sama sekali, kesannya kayak dia itu bahagia tapi tapi nggak sampai matanya, makanya gue penasaran sama dia," jelas Luna. "Gue nanya apa, lo jawab apa. Namanya siapa, Luna Arania? buset,wey," ujar Manda gemas sendiri karena saat dia bertanya orangnya siapa, Luna malah menjawab tentang ciri - cirinya.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as lora aura
Read
+Library
Anara

Anara

Cowok itu menarik wajah Anara mendekat padanya, lalu menempelkan bibirnya pada bibir gadis itu. Tanpa sadar Anara memejamkan mata, dan menerima ciuman dari Bara. Dadanya bergejolak, dan dia sedikit gemetar. Perasaan yang belum pernah dia rasakan sebelum nya. Bara melepaskan ciumannya, karena teringat akan sesuatu. Diambilnya ponsel kemudian membuka aplikasi pengintai. Anara yang bingung melihat tingkah laku Bara hanya memperhatikan cowok itu dalam diam.
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as lora aura
Read
+Library
AURORA

AURORA

Rasa penasaran tiba-tiba membuncah, membuatku tak sadar menoleh kepada Aquilla yang mendongak untuk menatap Aurora tersebut. Aku baru menyadari bahwa di leher kanan Aquilla terdapat sebuah tato berbentuk naga yang warna memudar, seakan-akan berbaur dengan kulit putih pucatnya itu. Matanya pun kini bersinar merah, bukan lagi berwarna ungu yang membuatku takjub sekaligus iri. “Aquilla,” panggilku tapi dia tetap bergeming pada posisinya. Dia terlihat terlalu terikat dengan pemandangan Aurora berwarna ungu tersebut. “Apa yang sedang kau lakukan?”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as lora aura
Read
+Library
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

sanggah Zelda. “Aku tau. Biarlah, aku nggak peduli apa kata mereka. Aku lebih nyaman kayak gini.” Lora kembali menatap Zelda. Zelda menghembuskan napasnya. Sifat Lora yang keras kepala ini sama sekali tidak berubah. Ia harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membujuknya. “Gini, Ra, aku mau kasih tau sesuatu sama kamu. Ini amanah soalnya. Ada perusahaan yang ingin menjadikanmu model untuk produknya.”
10211.2K viewsOngoingAdded to Library 5.7K Times as lora aura
Read
+Library
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

Tapi belum sempat dia berbicara apapun, Aura datang merusak momen mereka. “Sean!” Dia langsung memeluk Sean begitu tiba. Aura sengaja untuk membuat Luna marah. Benar saja, hati Luna seperti dicubit dengan sangat keras saat melihat Aura memeluk Sean dengan gayanya yang manja seolah dia masih terbawa peran Jeff dan Deena dalam film terbaru mereka.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 216 Times as lora aura
Read
+Library
Pernikahan Kontrak dengan Dosen Feminim

Pernikahan Kontrak dengan Dosen Feminim

Satu komentar dari akun fashion editor ternama membuat jantungnya berdebar. “Aurora is not just a collection, it’s a mood. A soft rebellion to celebrate warmth in the cold.” Mobil berhenti di lobi apartemen. Rhea turun, menyapa satpam yang berjaga, lalu menaiki lift ke lantai sebelas. Begitu pintu apartemennya terbuka, aroma lavender dari diffuser menyambutnya seperti biasa.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as lora aura
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Matanya memancarkan kekhawatiran yang tak ia sembunyikan. “Aku baik,” jawab Bara pelan. Tapi bahkan bagi dirinya sendiri, kata itu terdengar tidak jujur. “Energi di sekitarmu bergetar tidak stabil,” lanjut Liora. “Kau… memantulkan dua aura sekaligus.” Bara menatap permukaan air di wadah itu. Pantulan wajahnya terbelah dua, satu sisi tenang, sisi lain gelap seperti bayangan tak punya bentuk.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as lora aura
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

cibir Beno. ******************************
104.1K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as lora aura
Read
+Library
Luna dalam Lara

Luna dalam Lara

Luna sedang menghukumnya. "Aku tidak percaya kau mengatakan itu padaku," bisik Damon, matanya berkaca-kaca. "Saya tidak tahu apa yang membuat Anda begitu emosional, Tuan," balas Luna dengan dingin, lalu kembali fokus pada Tuan Arya. "Jadi, tentang seni kontemporer, Tuan Arya..."
10736 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as lora aura
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status