Pembantu Baruku Ternyata ....
Saat aku dan Diandra tengah mengobrol, Bi Sari datang dengan membawa satu lembar kertas bersampul di tangannya.
"Bu, ada kiriman undangan," tuturnya seraya memberikan kertas berwarna gold ke tanganku.
"Siapa yang nikahan, Mel?" tanya Diandra.
Aku menggeleng karena belum melihat nama yang tertera di sana.
Perlahan, tanganku membuka plastik putih yang membungkus kertas tersebut. Dilihat dari luar, itu adalah undangan pernikahan. Hanya huruf inisial yang tertulis di sana.