Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unwilling Bride

Unwilling Bride

ucap gadis tersebut sembari mengulurkan sebuah undangan berwarna kuning. "Terimakasih undangannya, kakak usahakan untuk datang." Cinta menerima undangan tersebut dan memasukkannya kedalam tas. "Acaranya besok, Kak … tadinya, mau mengirim undangan lewat whatapp saja, tapi, karena sudah bertemu kakak di sini. Langsung saya berikan saja." Terang gadis itu. "Iy, makasih ya, Dek." Jawab Cinta tersenyum.
9.84.7K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as love story undangan
Read
+Library
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Eh. "Oh, iya Bang. Ada undangan nih dari Adit. Acaranya besok." "Besok nak kawin, baru sekarang ngantar undangan. Aje gile, tuh, anak." Plastik kubuka untuk mengeluarkan undangan. "Acaranya kecil-kecilan aja katanya. Cuma keluarga dan kawan dekat." "Okelah." Undangan kucampakkan dan melayang ke atas meja. "Tidur aja yok! Biar nggak bisa beratraksi, meluk dan muach-muach kan masih boleh."
4.0K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as love story undangan
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Arka tengah menyendokkan beef bokkeumbap saat Naya mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan mendorongnya ke arah Arka. Arka tidak perlu bertanya, karena dari bentuknya saja ia bisa tahu kalau itu adalah sebuah undangan. Tapi, undangan siapa? Naya bahkan masih jomblo. “Ada titipan buat lo.” Sambil mengunyah makanannya, Arka mengambil undangan berberntuk persegi panjang berwarna putih gading dengan aksen emas yang mengelilingi bagian luarnya. “Yudha?” tanya Arka setelah membaca nama calon mempelai yang tertera di atas undangan.
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 933 Times as love story undangan
Read
+Library
Istri Dadakan Sang Raja

Istri Dadakan Sang Raja

Cinta kami kandas bahkan sebelum sempat sampai ke acara lamaran. “Oke, oke, Ibu Khairan Alyssa.” Sasha memutar kursi ke arah layar, jarinya mengetik cepat. Sejumlah template undangan pernikahan serba pastel muncul. Ia cekikikan sendiri. “Aku nggak nyangka bisa begini, wartawan serius macam Khairan Alyssa bikin undangan nikah palsu demi kabur dari Madam.”
283 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as love story undangan
Read
+Library
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

“Ada apa?” Dhafin menyodorkan sebuah undangan tebal dengan aksen yang tampak mewah. “Aku ingin memberikan ini kepadamu secara langsung. Aku berharap kamu bisa datang.” Lora menerima undangan yang sudah bisa ditebak merupakan undangan pernikahan Dhafin dan Freya. Ia tersenyum kecut lalu menatap Dhafin sinis. “Setelah sekian lama nggak ke sini, kamu datang-datang cuma mengantar undangan pernikahanmu?”
10211.5K viewsOngoingAdded to Library 4.4K Times as love story undangan
Read
+Library
Mandul: Cinta Yang Dikhianati

Mandul: Cinta Yang Dikhianati

Font keemasan bertuliskan: “Dengan penuh sukacita, keluarga besar mengundang Anda untuk menghadiri pernikahan Isaac & Monika.” Tanggal dan tempat tertera jelas. Kinan meraih undangan itu dengan tangan bergetar. Pandangannya kabur, tapi ia tetap membaca setiap baris, setiap huruf. Dadanya serasa diremas, tapi wajahnya tetap tenang. Tidak ada teriakan, tidak ada tangis. Hanya tatapan kosong.
780 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as love story undangan
Read
+Library
Penyesalannya dimulai Ketika Aku Meninggalkanya

Penyesalannya dimulai Ketika Aku Meninggalkanya

Juna dan Ziyi tampak sedang duduk di meja makan, sibuk memilah tumpukan kartu undangan pernikahan elegan yang dilapisi beludru maroon dengan tinta emas. "Wow, Kak Juna bergerak cepat!" seru Camelia, yang baru saja tiba bersama Calvin dan si kembar, Daven dan Aurora. Ziyi segera mendongak dengan senyum lebar, memamerkan sebuah kartu undangan yang sudah jadi. "Tentu saja, Mel! Undangan untuk keluarga dan teman dekat dari pihakku dan pihak Kak Juna sudah mulai didistribusikan hari ini. Konsep intim kami seratus persen sudah tetap!"
936.5K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as love story undangan
Show Reviews (8)
Read
+Library
Valen Ash
Hai kak salam kenal ceritanya keren banget kalau boleh mampir ke ceritaku ya judulnya "CEO itu tak bisa menyentuh wanita kecuali aku" kisah hubungan satu malam yang berakhir dengan pernikahan kontrak karena kepentingan. Jangan lupa tinggalkan komentar terimakasih
Lady-Noir
Hai, pembaca Indonesia. terimakasih karena sudah menyukai novelku. aslinya novel ini dalam bahasa Inggris. aku sempat PESIMIS apakah akan diminati pembaca Indonesia atau tidak? tapi ternyata dugaanku salah. terimakasih kepada pembaca INDONESIA yang sudah setia membaca novel pertamaku :*
Read All Reviews
Pembantu Baruku Ternyata ....

Pembantu Baruku Ternyata ....

Saat aku dan Diandra tengah mengobrol, Bi Sari datang dengan membawa satu lembar kertas bersampul di tangannya. "Bu, ada kiriman undangan," tuturnya seraya memberikan kertas berwarna gold ke tanganku. "Siapa yang nikahan, Mel?" tanya Diandra. Aku menggeleng karena belum melihat nama yang tertera di sana. Perlahan, tanganku membuka plastik putih yang membungkus kertas tersebut. Dilihat dari luar, itu adalah undangan pernikahan. Hanya huruf inisial yang tertulis di sana.
17.0K viewsOngoingAdded to Library 611 Times as love story undangan
Read
+Library
Karena Utang, Dinikahi Sultan

Karena Utang, Dinikahi Sultan

Pintu menutup dengan suara pelan, meninggalkan keheningan yang lebih pekat dari sebelumnya. Amara menatap map berisi undangan itu. Tangannya bergerak pelan, menariknya, membuka lipatan pita emas itu. Di dalamnya: Arga Bagaskara & Alena Wibisono Tanggal, tempat, waktu, semua tertera jelas. Besok. Esok pagi, saat dunia merayakan cinta yang palsu, Amara akan duduk di sini, memeluk perutnya, berusaha menahan luka yang terus menancap dalam di dadanya.
8.269.4K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as love story undangan
Read
+Library
Dinikahi Milyarder, Diganggu Mantan Suami

Dinikahi Milyarder, Diganggu Mantan Suami

Ini ada undangan pernikahan dari teman. "Teman?” ulang Mario sembari bangkit dari ranjang. Dia melepaskan jas yang dikenakan, kemudian dilempar ke pinggir ranjang. "Teman siapa?“ "SMA-ku dahulu.” Vena menyerahkan undangan itu. Baru setelahnya, dia mengambil jas yang dilempar barusan. Kemudian, disampirkanlah di punggung kursi. Mario sibuk membaca undangan bertipe minimalis. Dia sempat membolak-balik undangan yang hanya selembar itu. "Ini beneran teman kamu? Hari Sabtu depan itu? Kenapa kamu nggak bilang?"
4.4K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as love story undangan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status