Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Dan ia mulai mendengarkan dari jauh. Di dalam taman cahaya mereka, Luca dan Aeri tiba-tiba merasakan hawa dingin yang tidak wajar. Mereka mendongak. Di langit malam yang tadinya dipenuhi bintang-bintang yang damai, sebuah retakan tipis berwarna lavender yang dingin muncul. Retakan itu perlahan melebar, seperti mata yang terbuka di surga mereka.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as lucent dreaming
Read
+Library
Pengantin Dari Dunia Gaib

Pengantin Dari Dunia Gaib

Sebuah rasa yang melawan dingin, rasa yang membuat napasnya sedikit lebih teratur. Aura keemasan di lantai kembali menguat. Laksmi melirik mereka sekilas, lalu mengangkat kedua tangannya lebih tinggi. Jemarinya bergerak pelan, seperti sedang menggambar simbol-simbol di udara. Cahaya mengikuti gerakan itu, membentuk pola rumit yang melayang di hadapan kabut. “Dengan nama yang menjaga batas antara hidup dan mati…” gumam Laksmi dalam bahasa yang Nara tidak mengerti. “Aku memanggil cahaya yang lebih tua dari perjanjian ini…”
7678 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as lucent dreaming
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Tama kemudian mencium lembut dahi Winda dan menuntunnya untuk duduk. Namun, Winda bisa merasakan kegelisahan dalam diri Tama. Selama beberapa item dilelang, tatapan Tama tampak kosong. Kakinya tak berhenti gemetar gugup di bawah meja. Saat permata "Hati Gemilang" akhirnya dipamerkan, Tama langsung menyatakan penawaran tertinggi tak terbatas, lalu berpamitan pada Winda. "Winda, aku mau ke toilet sebentar. Kalau ada yang kamu suka, langsung tawar saja."
27.0K viewsCompletedAdded to Library 621 Times as lucent dreaming
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Ia mengucap doa dalam hati bahwa ia tak akan mengecewakan Eleanore lagi. Ele mengerang dalam tidurnya. Ia melepaskan rangkulannya pada leher Van dan menariknya ke atas. Gadis itu kembali menggeliat. Dengan perlahan-lahan, bulu mata lentik itu mulai terbuka, menampilkan obsidian kembar indahnya yang kosong tak bercahaya. “Good morning, Ele.” Ele mengerjap beberapa kali sebelum mengangkat kepalanya memandang Van.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as lucent dreaming
Read
+Library
Pengantin Buruk Rupa yang Kembali

Pengantin Buruk Rupa yang Kembali

Aroma lembut lavender dari diffuser menyambutnya. Di dalam, cahaya lampu malam remang-remang memantulkan siluet kecil tubuh Dante yang sudah tertidur lelap di ranjangnya—wajah mungil itu tampak tenang, damai, tak menyadari betapa rumit dunia di sekelilingnya. Namun perhatian Lauren segera teralih. Di sisi ruangan, Kyle—wanita yang selama ini menjadi pengasuh anak itu—terlihat terburu-buru.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as lucent dreaming
Read
+Library
Heavenly Rift

Heavenly Rift

Axxa: emas pudar, besar dan padat, seperti dinding pelindung. Lalu Anza. Cahaya buram. Warna biru kehijauan yang kusam, seolah diselubungi kabut. Seperti air kolam yang tak pernah disentuh matahari. Terlihat... lelah. Berat. Tapi ada titik terang samar di tengahnya—kilau hangat yang masih bertahan. Hana menggenggam tangan Lumi sedikit lebih erat. Tapi tiba-tiba, cahaya lain muncul.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as lucent dreaming
Read
+Library
Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Yang paling mencengangkan adalah di tengah ruangan terdapat kolam cermin hitam berdiameter sepuluh langkah, berisi cairan pekat yang tampak seperti tinta namun berkilau seperti cermin. Cairan itu memantulkan bintang-bintang di langit-langit dengan sempurna, menciptakan ilusi seolah kolam itu adalah jendela ajaib ke langit malam yang tak terbatas, atau mungkin portal ke dunia lain yang terletak di balik realitas. Papan nama dari kayu hitam dengan urat kemerahan tergantung di dinding utama, dengan huruf kaligrafi emas yang diukir oleh tangan master: "Pavilyun Bulan Tersembunyi".
1026.6K viewsCompletedAdded to Library 665 Times as lucent dreaming
Show Reviews (22)
Read
+Library
Kedai ARYA
masih ingin membacanya tor, tapi mo gimana lagi updatenya aja kek males2an kadang sehari cmn 2 bab coba kl update itu minimal 5 bab per hari jd semangat bacanya, kl updatenya sedikit2 ya kita mo bacanya juga nunggu rapelan beberapa hari biar enak bacanya jd dpt alur cerita nya
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

Di tengah ruangan, ada sebuah altar batu sederhana dengan sebuah cahaya kecil berpendar di atasnya. “Ini dia,” bisik Dante, matanya terpaku pada cahaya itu. Ayra mengerutkan kening. “Apa itu?” Dante mendekati altar, tubuhnya tegang. “Menurut cerita, ini disebut ‘Inti Bayangan.’ Cahaya ini bisa memberi jawaban atas pertanyaan terdalam kita.” Ayra melangkah mendekat, tetapi ia ragu. “Dan jika kau menyentuhnya?”
101.6K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as lucent dreaming
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Di sana, mereka menemukan pintu masuk rahasia ke Kota Kelam—sebuah lubang besar dengan tangga batu melingkar ke bawah, berlapis jimat anti-cahaya. “Begitu kita masuk,” kata Ruya, “semua sumber cahaya alami akan mati. Hanya mereka yang membawa bayangan dalam hatinya… yang bisa menyalakan mata mereka di dalam sana.” “Jadi hanya orang-orang seperti aku?” Lian Tian tersenyum miring. “Orang-orang seperti kita,” koreksi Yue Lian, menyalakan lentera spiritual berwarna ungu gelap.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as lucent dreaming
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status