Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

Suasana mall sore itu masih riuh dengan alunan musik dan gelak tawa anak-anak yang bermain di lantai bawah. Di area atrium, panggung kecil yang dihiasi lampu-lampu gantung memancarkan cahaya hangat. Jifanya berdiri di sana, di balik keyboard digital, suaranya yang merdu mengalun membawakan lagu berbahasa Turki “Hüsran” karya Mustafa Ceceli. Nada-nadanya melodius, menyayat hati, seolah menyuarakan duka yang tersembunyi di balik senyum manisnya.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as luk thung
Read
+Library
LUCID DREAM

LUCID DREAM

Saat Helio berada di taman, ia menyembunyikan buku tadi dengan kekuatan sihirnya dan berdiri di hadapan bunga-bunga yang hanya tumbuh di taman ini. "Salam hormat pada Yang Mulia Pangeran Helio," salam kesatria itu. Helio membalikkan badannya, ia memasang ekspresi pura-pura bingung. "Sir Lucas? Kenapa kau ada di sini?" "Saya mengejar pembunuh bayaran Yang Mulia Putra Mahkota. Tadi dia sempat ke sini dan kabur lagi. Jadi saya sekalian menghampiri Anda untuk membawa Anda pulang. Tidak baik jika Anda berlama-lama di sini krena dikhawatirkan msih ada pembunuh bayaran lainnya yang berkeliaran," jelas Sir Lucas.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as luk thung
Read
+Library
Luka Cinta

Luka Cinta

"Tim.. hari ini saya akan memperkenalkan kalian dengan seseorang yang akan menjadi bagian dari tim kita. Beliau akan membantuk kita dalam mempromosikan produk terbaru dari Cullen" ucap Loren di hadapan tim Marketing. Mereka lantas bertanya-tanya, siapa yang akan menjadi bagian dari tim mereka. "Apakah kali ini aktor tenama?" Tebak Gladis. Loren sedikit mengangguk. "Untuk menjawab pertanyaan Gladis, saya akan panggilkan seseorang yang akan menjadi bagian dari tim kita dan juga Cullen"
101.6K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as luk thung
Read
+Library
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

pinta pak adam sembari berlutut dan mengatupkan kedua tangannya di depan Bu Asih. Bu Asih memalingkan wajahnya bahkan untuk menatap lelaki yang dulu pernah dia cintai itu rasanya tidak sanggup betapa hebat luka yang telah ditorehkan oleh Pak Adam dalam hidupnya terlebih kini yang harus dirasakan pula oleh Putri kandungnya sendiri.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as luk thung
Read
+Library
Little Brother

Little Brother

*** Lumatan demi lumatan terus menghajar bibir ranum Irena sejak beberapa detik lalu. Kedua tangan besar pria itu bertengger manis di pinggang ramping Irena yang punggungnya sudah terdesak ke deretan rak buku. Suasana sepi dan tenang semakin mendukung aksi penuh gairah dua sejoli di ruang kerja pria berdasi itu. "Aku membutuhkanmu Irena," bisik Zen seduktif di sela ciumannya. Irena tertegun seraya kedua tangannya turun skeptis dari leher pria ini, dan pria bernama lengkap Kim Zen itu melepaskan tautan bibir mereka. Mata tajam Zen memandang wajah wanitanya. Menunggu jawaban Irena.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as luk thung
Read
+Library
Luka (Yang) Cantik

Luka (Yang) Cantik

Renna yakin suara lelaki. "Keluar kau! Brengsek!" ucap orang itu lagi. Renna masih dalam kebingungan, menerka siapa yang datang. Hutangpun sudah lunas seminggu lalu dengan uang gajian paruh waktunya dan ia tak memperpanjang lagi hutang tersebut. Renna diam-diam membayar tunggakan terakhir. Supaya Dion tak mengetahui hutang telah lunas sehingga merasa punya kesempatan berhutang ke rentenir lagi.
4.8K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as luk thung
Read
+Library
Ketika Luka Menyapa

Ketika Luka Menyapa

*** yuk yuk yuk komen yang bawel supaya authornya makin semangat buat lanjutin👏👏 😘😘😘
1066.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as luk thung
Read
+Library
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Saat agak besar, yang paling disukai adik itu adalah kelinci berwarna pink. Dia sering berkata bahwa dirinya datang dari planet kelinci untuk menyelamatkan dunia. Namun dia tampaknya tidak begitu beruntung. Ibunya meninggal saat melahirkannya. Saat berusia delapan tahun, ayahnya meninggal. Dia menyaksikan dengan mata kepala sendiri kakaknya berhadapan dan bertarung dengan paman-pamannya yang mengincar kekuasaan.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as luk thung
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status