Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

bisiknya dengan suara bergetar. Di tengah jeritan dan ledakan, sebuah raungan yang mengandung tekanan spiritual masif meledak dari kedalaman terowongan tambang utama. Seorang pria paruh baya dengan jubah emas yang melambangkan status tinggi keluar dengan langkah yang menggetarkan bumi. Ia adalah Tetua Penjaga Lu, seorang ahli tingkat Penyatuan Roh tahap puncak yang hampir menyentuh ranah Kultivasi Langit. Wajahnya merah padam, pembuluh darah di dahinya berdenyut melihat separuh dari murid elitnya telah berubah menjadi onggokan daging hitam yang hangus.
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 131 Beses bilang luk thung
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

“Ini… rumah yang ada papan perasaan itu?” Anggi tersenyum kecil. “Iya. Masuk saja.” Namanya Lio. Pindahan baru. Suaranya pelan seperti takut mengganggu udara. Ia duduk di ruang tengah, memandangi papan emosi yang kini hampir tak muat. “Aku nggak tahu harus nulis apa,” katanya. “Nggak harus langsung tahu,” jawab Anggi. Ia menulis satu kata saja.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang luk thung
Read
+Library
Luka dan Rahasia

Luka dan Rahasia

About not too long ago, i woke up feeling kind of blue~ I picked up my phone and i decided that i hit up you~ We talked for a little while, ask me if i could roll through~ So we met up, got food, and we spent time till the night was through~ Can i call you my own, and can i call you my lover~ Call you my one and only girl~ Can i call you my everything, call you my baby~ You’re the only one who runs my world~ I remember this night we had, outside on the grass us two~ Gazin’ at stars who smile as my eyes only turned towards you~ There was no one else i needed and my love’s never flet this way ~
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 131 Beses bilang luk thung
Read
+Library
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Baru beberapa langkah saja, Bastian sudah menemukan hal menarik. Ada sebuah lukisan yang menarik perhatian Bastian, tepat berjarak dua bingkai dari lukisan yang terakhir dia lihat. Lukisan berlatar merah, seolah ada seseorang yang terbakar dalam lautan api neraka yang sangat panas. Tapi, bukan lukisannya yang membuat Bastian tertarik. Tapi, inisial nama dan tanggal yang tertera di sudut kanvas. "LM?" gumam Bastian dalam hati. "Apa itu Leonie Moretti?"
102.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 77 Beses bilang luk thung
Read
+Library
Luka Yang Dirindukan

Luka Yang Dirindukan

Tumben. London diguyur hujan deras. Padahal, biasanya tidak. Bahkan udara masuk membawa bau tanah kering yang menusuk hidung. Namun, hal itu tak membuat semangat Fery untuk pulih hilang. Ia bahkan terus melatih otot ibu jarinya yang sudah lumayan bertenaga.
1011.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 284 Beses bilang luk thung
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Cita harus istirahat.” “Pak Lee, maaf kalau harus merepotkan dan meminta Bapak datang ke Singapur dengan segera.” Tidak ingin berbasa basi, Harry pun segera mengutarakan maksud diadakannya pertemuan keluarga malam ini. “Untuk masalah anak kita, Bapak mungkin sudah tahu kronologinya dari bu Gemi. Dan kenapa saya minta Bapak datang, itu karena saya mau cabut semua investasi saya dari Arka Lukito. Bukan cuma itu, tapi saya mau menarik lisensi nama Lukito dari perusahaan tersebut. Untuk mekanismenya, nanti akan ditangani langsung sama Kasih. Dan setelah semua selesai, Lukito Grup sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi dengan perusahaan yang dipimpin Arya.” “Pa—”
9.839.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang luk thung
Read
+Library
MEMBUKA [LUKA] LAMA

MEMBUKA [LUKA] LAMA

Tanyaku dalam hati Aku sudah terbiasa mengabaikan telepon masuk dari nomor yang tidak aku kenal, namun handphoneku terus berdering hingga membuatku terpaksa menjawab. “Hallo zane?” Terdengar suara laki-laki yang asing untukku. “Iya, siapa?” tanyaku datar. “apa kabar?” jawab pria itu. “Iya, dengan siapa?” Tanyaku datar “HAHAHAHAHAHAHA” “Apa yang lucu?” Tanyaku datar “Ternyata sikap cuekmu tidak pernah hilang ya?” “Aku Kendra” Sambungnya cepat
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang luk thung
Read
+Library
Berbagi Luka

Berbagi Luka

“Gue tanggepin dengan kepala yang dingin, kak. Gue tanyain mereka, tukang bakwannya tutup dari kapan. Terus mereka jawab tutup pas shalat Jumat. Langsung gue ngomong sama mereka, yah, itu tukang bakwannya mah mau ngikut shalat, kenapa jadi aing yang disalahin?! Kirain gue para bolang itu bakal ngerti, tapi ternyata gak. Mereka malah makin jadi. Mereka nantangin gue terus, sampe ada tuh yang masang ancang-ancang silatnya. Pas gue tanya itu silat jurus apaan, dia bilang kalo itu jurus aduk dodol, dapet dari sinetron Indosiar.” “HAHAHAHA! Hidup lo penuh petualangan mengejutkan, ya!” Kini ganti seorang lelaki lain bernama Miki lain yang menanggapi. Lelaki itu sama seperti Guntoro, wajahnya memer
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang luk thung
Read
+Library
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

Suasana mall sore itu masih riuh dengan alunan musik dan gelak tawa anak-anak yang bermain di lantai bawah. Di area atrium, panggung kecil yang dihiasi lampu-lampu gantung memancarkan cahaya hangat. Jifanya berdiri di sana, di balik keyboard digital, suaranya yang merdu mengalun membawakan lagu berbahasa Turki “Hüsran” karya Mustafa Ceceli. Nada-nadanya melodius, menyayat hati, seolah menyuarakan duka yang tersembunyi di balik senyum manisnya.
1.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 53 Beses bilang luk thung
Read
+Library
LUCID DREAM

LUCID DREAM

Saat Helio berada di taman, ia menyembunyikan buku tadi dengan kekuatan sihirnya dan berdiri di hadapan bunga-bunga yang hanya tumbuh di taman ini. "Salam hormat pada Yang Mulia Pangeran Helio," salam kesatria itu. Helio membalikkan badannya, ia memasang ekspresi pura-pura bingung. "Sir Lucas? Kenapa kau ada di sini?" "Saya mengejar pembunuh bayaran Yang Mulia Putra Mahkota. Tadi dia sempat ke sini dan kabur lagi. Jadi saya sekalian menghampiri Anda untuk membawa Anda pulang. Tidak baik jika Anda berlama-lama di sini krena dikhawatirkan msih ada pembunuh bayaran lainnya yang berkeliaran," jelas Sir Lucas.
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 139 Beses bilang luk thung
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status