Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

Hadiah yang dia siapkan untuk teman putrinya juga unik dan istimewa. Itu adalah salah satu lukisannya sendiri ----- lukisan pohon apel. Dia bahkan menggambar beberapa rusa tutul yang berlari melintasi lapangan bersalju. Dengan keterampilannya, lukisan itu tampak hidup dan sangat menarik perhatian. Ucapan kepada gadis kecil itu terlukis di sudut kanan atas lukisan: Semoga gadis yang berulang tahun akan tetap sehat dan cantik untuk selamanya.
9.32.5M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 83.5K Beses bilang lukisan dedaunan
Ipakita ang mga Review (480)
Read
+Library
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Basahin ang Lahat ng Review
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Klak!" Di bawah sorotan semua orang, Chandra perlahan-lahan membuka kotak kayu itu dan menunjukkan sebuah lukisan yang telah dibingkai di dalamnya. Itu adalah lukisan seorang wanita berpakaian istana yang sedang duduk di dalam sebuah paviliun dan menikmati pemandangan salju di luar.
8.83.6M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 90.9K Beses bilang lukisan dedaunan
Ipakita ang mga Review (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
Divine Power

Divine Power

Ia menemukan kedamaian yang berbeda, kedamaian yang berasal dari hubungan mendalam dengan dunia yang telah ia perjuangkan. Lira, di sisi lain, menemukan pelipur lara dalam menggambar. Ia menggunakan arang dan kertas sederhana untuk melukis pemandangan desa dan wajah-wajah ceria anak-anak yang mereka ajar. Setiap garis dan sapuan menjadi pengingat akan kehidupan yang kini mereka jalani—tenang, namun penuh arti.
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

jawab Davian singkat dengan sorot mata yang hangat. “Ke sebuah pegunungan di sana. Musim dingin sedang mencapai puncaknya. Udara dingin dan pemandangan salju akan membuatmu lebih relaks. Kau bisa melukis di sana, menyiapkan lukisan terakhirmu untuk pameran Aurora nanti sambil menatap pegunungan Alpen.”
109.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 211 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
Pembalasan Manis Istri CEO

Pembalasan Manis Istri CEO

“Lukisan yang indah.” Rita berkali-kali memuji lukisan Aleya. Sedangkan Wanda hanya mengangguk setuju dengan ucapan rekannya. Lukisan danau yang dikelilingi pohon dan tanaman liar. Diujung danau ada matahari yang muncul bersama sinarnya yang menyebar ke seluruh penjuru danau. Gradasi warna hitam di dasar kanvas lalu warna orange dan kuning di permukaan danau.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
Terjebak Pesona Papi Gula

Terjebak Pesona Papi Gula

Lizzie tidak perlu melirik untuk memberi jawaban, dia justru sibuk terus mencoret-coret kertasnya. “Pohon.” “Itu hal yang paling deskriptif yang pernah kamu katakan untuk gambarmu. Tapi kerja bagus.” Lizzie mengerang dan mengubah posisi duduknya sebentar, membalik bukunya untuk menunjukan pada Daxon sejelas mungkin. “Ini adalah draf kasar untuk lukisan yang sedang aku rencanakan.” “Ya, itu memang terlihat seperti sebuah pohon besar.”
89.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 332 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
Manusia Penakluk Dunia

Manusia Penakluk Dunia

Tak lama dia berbalik dengan selembar kertas yang berisi gambar mirip pohon. Gambar itu mirip seperti lukisan spidol yang digambar seorang anak kecil. Satu pohon digambarkan dengan satu batang dan satu awan. Mungkin maksud dari gambar awan itu adalah dedaunan yang lebat. Kemudian akar pohon itu menjalar panjang dan melingkar naik ke dedaunan lebat itu— gambar mirip awan. Banyak sekali bulatan-bulatan titik hitam di sepanjang batang dan akar. “Kau lihat titik-titik hitam itu?” tanya Mitshuhiro.
1015.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 413 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Lukisan kaligrafi dengan lanskap alam dalam nuansa hijau dan coklat tembaga, dilengkapi puisi yang ditulis tangan di sisi bawahnya: "Tak perlu dengar suara dedaunan, biarkan gemuruh berlalu dan melangkahlah perlahan. Langkah kaki lebih unggul daripada kuda ketika hati tenang. Hidup tetap berjalan, bahkan saat hujan." Goresan tintanya tegas, berani, namun terasa penuh perenungan. Lukisan itu mengandung keheningan yang dalam, seolah bisa menenangkan pikiran siapa pun yang menatapnya terlalu lama.
1023.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 688 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

Napas Qale pendek-pendek, menyelip di antara pangkal tenggorokan. Lalu, di bawah tempat boneka itu tergeletak tadi—selembar kertas, menggulung lembut di pinggirannya. Qale menyentuh permukaannya dengan jari gemetar. Sempat menahan napas saat membukanya perlahan. Lukisan itu menggambarkan kolam alami di tengah tanah lapang, pohon besar di sudut kanan, dan jejeran kandang kayu tua yang menghitam di sisi kiri, tempat sapi ayahnya dimandikan.
103.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

Dari jendela ruang kerjanya Laiba dapat melihat dengan jelas pohon itu dan dirinya sudah mengetahui keberadaan pohon itu di hari pertama datang ketempat ini. "Dedalu lagi ...?" Entah kebetulan ataupun takdir jika Laiba masih harus berkutat dengan nama Dedalu entah itu pohon ataupun orangnya hanya saja Laiba tidak pernah sekalipun membenci keberadaan keduanya karena sampai detik ini Laiba masih mengandalkan keduanya untuk inspirasinya dan itu masih menjadi rahasia terbesar yang dimilikinya hanya dirinya dan tuhan yang tahu. Ketika Laiba sedang membuat desainnya matanya akan sesekali melihat ke arah pohon besar itu inspirasinya seperti terus mengalir.
1.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 40 Beses bilang lukisan dedaunan
Read
+Library
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status