Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Bawah Kekuasaan sang Mafia

Di Bawah Kekuasaan sang Mafia

suara Isabelle serak. Isabelle menoleh perlahan, wajahnya basah oleh air mata. “Kenapa bisa hancur begini, Kak?” Dario menatap lukisan itu. Meski rusak, ia masih bisa melihat bagaimana Isabelle mengabadikan senyum kedua orang tuanya, dan betapa ia melukis sosok mereka dengan penuh cinta. Ada dia juga di sana—dalam sapuan warna yang lebih lembut, berdiri di antara kenangan dan harapan.
984 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
Terpikat Mayor Ajudan Bapak

Terpikat Mayor Ajudan Bapak

Sophia menatap 2 lukisan yang ada di sisi kiri dari pintu masuk. "Apa bagus, Bu?" Lukisan tentang alam yang terinspirasi dari desa kecil di Sukabumi itu tampak indah dengan Teknik Plakat. "Bagus. Lalu yang satu ini apa dirimu?" Lukisan seorang wanita tengah menatap matahari terbenam. "Tidak juga. Hanya ingin saja menggambar itu. Ohya, apa hari ini tidak ada kegiatan?" tanya Sekar. "Ibu mau ke tempat undangan salah satu artis, ayahmu menjadi wali nikahnya. Apa kamu mau ikut?"
108.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 210 Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
Di Ranjang Majikanku

Di Ranjang Majikanku

] Centang dua garis menyala, tak lama pesan masuk lagi [Aku tidak menangis. Bhaga terkekeh mengetik. [Cuma bercucuran air mata!] Emoticon banjir air mata dan emoticon terbahak. Balasan berikutnya datang lebih cepat. [Aku takut kehilangan Ibu lagi.] Tawa Bhaga langsung lesap, wajah menggodanya berubah serius. Dia membaca kalimat itu beberapa kali sebelum mengetik jawaban. [Ibumu pasti seorang wanita yang kuat. Sama seperti anaknya!]
9.6850.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 29.8K Beses bilang lukisan ibu menangis
Ipakita ang mga Review (44)
Read
+Library
Planting Tree
selfie hurtness jg bagus bagus....ngak berbelit2.Kalau ini novel ini aneh...ngak di nikahin..tinggal di indonesia...ngak logis lagi ceritanya...jgn baca lagi...wkwkkwkwkwwkw...g ajs udah ngak baca lagi
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
Perjanjian Hati: Nikah kontrak dengan CEO muda Arogan

Perjanjian Hati: Nikah kontrak dengan CEO muda Arogan

Ia melirik ke arah meja konsol di seberang ruangan, tempat foto ibunya berdiri, diterangi oleh cahaya temaram lampu. Revan mengikuti arah pandangannya. Ia tidak mengatakan apa-apa. Ia hanya berjalan ke arah foto itu, mengambil bingkai kecil itu dengan gerakan yang sangat hati-hati. Ia menatap wajah ibu Anya yang tersenyum begitu lama, hingga Anya mulai merasa cemas. "Ibuku," kata Revan tiba-tiba, suaranya begitu pelan hingga nyaris berbisik, seolah berbicara pada dirinya sendiri. "Dia juga suka melukis di atas sutra. Seperti syal itu."
822 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
QUEEN: I LOVE YOU PAPA

QUEEN: I LOVE YOU PAPA

Itu memeang bakat sang mama yang memang mempunyai bakat menggmbar. Dengan langkah santai, Varo kembali masuk ke dalam lift dan menuju ke rooftop. Lalu, sesampai di rooftop ia menemukan sang mama tengah memainkan kuas dengan lihainya. Ia mendekat, mengamati lukisan sang mama lekat-lekat. Seorang perempuan yang memakai jilbab terlukis sempurna di atas kanvas. Ia berfikir sejenak mengamati lukisan itu, dan sepertinya ia kenal sosok perempuan yang sedang mamanya lukis, “Ma!” Panggilnya pelan, ia takut mengagetkan mamanya yang tengah fokus menyelesaikan lukisannya.
1050.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
I'm Your Wife : Bukan Dia Tapi Aku

I'm Your Wife : Bukan Dia Tapi Aku

"Bagaimana belajarnya hari ini?" Anak itu tersenyum senang, jika seperti ini Ken semakin mirip saja dengan Gavin. Lalu merogoh tas miliknya dan menujukkan lukisan karyanya yang menang lomba di balai kota. Sebuah gambar indah tentang keluarga bahagia. Seorang wanita dan pria dewasa yang tengah memeluk seorang anak laki-laki yang berada di tengah. "Ini gambar siapa saja?"
1014.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 597 Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

“Lukisan di sini sangat indah. Aku bahkan harus memandangi dua kali lukisan yang sama untuk memuaskan mataku.” Zero terkekeh mendengar ucapan Callis. “Apa kau ingin bertemu dengan pelukisnya?” Callis menatap Zero dengan pandangan berbinar. “Tentu saja, itu sebuah penghargaan untukku.” Callis mengucapkannya tanpa menutupi keantusiasannya. “Pelukis itu adalah ibuku. Apa kau tidak masalah?” tanya Zero. “Aku tidak memiliki masalah apapun dengan ibumu. Tentu saja aku tidak keberatan,” ucap Callis dengan memandang Zero bersungguh-sungguh.
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
Cinderella Milik CEO

Cinderella Milik CEO

Terlihat wajah Lia yang sembab dan matanya yang memerah karena habis menangis. "Ibu!" rengek Lia. "Hahahaha, maafkan Ibu. Ibu hanya bercanda. Lebih baik, kau hentikan tangisanmu itu! Dan belajarlah yang rajin agar cepat lulus!" "Baik, Bu."
9.527.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

"Jadi ... jadi, pengorbananku selama bertahun-tahun ini untukmu cuma membuatmu benci padaku?" Ibuku terduduk lemas di lantai dan menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil menangis. Ketika melihat penampilan ibuku yang seperti ini, Valentine merasa agak aneh. Mungkin, ini adalah simpati yang dimiliki seorang pemenang terhadap orang yang kalah dan terlihat lemah.
13.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 430 Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
Dipaksa Menikahi CEO Kejam

Dipaksa Menikahi CEO Kejam

"Bu, ini kamarku, tetapi aku tidak betah berada di sini. Padahal di sini banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan ibu, termasuk lukisan ini." "Sampai kapan ayah akan membenciku, Bu?" Fallen kembali bertanya, menatap sedih pada lukisan itu. Ia mengambil lukisan itu, lalu membawanya duduk di sofa. Ia memangkunya seraya mengusap pelan lukisan tersebut. "Kenapa ibu meninggalkan aku dalam keadaan begini, Bu?" Fallen menggoyang-goyangkan lukisan kecil itu pertanda ia protes dan marah.
1021.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 839 Beses bilang lukisan ibu menangis
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status