Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cara Menangani Perselingkuhan

Cara Menangani Perselingkuhan

Jemarinya menunjuk pada sebaris gambar lukisan yang menampilkan visual anak kucing dan anjing. "Aku ingin lukisan ini. Apa pun yang terjadi, lukisan ini harus menjadi milikku," ucap Jovian tegas, menyiratkan ambisi yang mutlak. Indra mengambil alih buku katalog tersebut dari tangan Jovian, meneliti setiap jengkal detail dari lukisan yang tertera di sana. Di bawah gambar, tercantum nama sang seniman: mendiang Febrian Haryanto. Tersemat pula sebuah deskripsi pendek:
101.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as lukisan prabu kian santang
Read
+Library
Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

"Selamat kepada Tuan Sagara yang mewakili nomor 8821. Sebaliknya, Tuan Basuki yang mewakili nomor 8003, yang juga dikenal sebagai Tuan Adrian Basuki, punya beberapa kata yang ingin disampaikan pada Tuan Sagara." "Lukisan ini dilukis oleh teman lamaku. Dia pernah jadi bintang yang bersinar di dunia seni, tapi sayangnya dia jatuh dari puncak kejayaannya. Lukisan ini punya makna khusus bagiku. Aku harap Tuan Sagara akan menghargainya. Terima kasih." Kiana mengerutkan kening. 8003 adalah Adrian Basuki! Berani-beraninya dia membeli lukisan ibunya!
9.7436.2K viewsOngoingAdded to Library 14.4K Times as lukisan prabu kian santang
Show Reviews (55)
Read
+Library
Oma Euis
ceritanya sangat menghibur dan kocak,, sangat suka dng gaya bahasa dan ceritanya ,the best pokonya. sudah bosan baca baca novel dng gaya cerita yg pemeran utama slalu di sakiti meskipun endingnya bahagia,, baca novel itu utk menghibur dan bahagia bukan jadi nambah mood kesel dan terbawa marah
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Read All Reviews
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

Di ruang dalam, yang dihiasi pahatan kayu cendana dan dinding dari batu andesit halus, tampak sang Prabu duduk bersila di atas tikar pandan. Prabu Linggabuana Wijaya, raja yang dikenal bijak dan tegas, menatap putrinya dengan mata yang teduh namun penuh wibawa. Usianya yang matang dan garis halus di wajahnya mencerminkan banyaknya peperangan dan keputusan besar yang telah ia lalui sebagai raja Galuh. “Putriku, Dyah Pitaloka,” ucapnya perlahan, suaranya dalam, bergetar pelan seperti gamelan yang dipukul pelan. “Besok kau akan melakukan perjalanan ke Mandalawangi.”
810 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as lukisan prabu kian santang
Read
+Library
Istri Simpanan Sang Aktor

Istri Simpanan Sang Aktor

Sementara itu, di Pulau Nusakambangan. Doni Pratama duduk di sudut sel isolasinya yang gelap. Tangannya belepotan cat minyak dan arang. Di depannya, ada kanvas-kanvas lain yang berserakan. Lukisan wajah Dona. Lukisan wajah Jihan. Lukisan bayi. Lukisan pernikahan. Semuanya dilukis dengan gaya abstrak-ekspresionis yang mengerikan. Wajah-wajah itu terlihat meleleh, menangis darah, atau tertawa lebar hingga mulutnya robek.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as lukisan prabu kian santang
Read
+Library
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

“Kuperintahkan Rakryan Janu Mahabala, memimpin delapan puluh prajurit terbaik Warastika untuk meringkus hidup-hidup Sandanu dan membawanya beserta Pusaka Gajahsora ke Ibukota Paniraman, untuk dipersembahkan sebagai pusaka kebanggaan negeri Warastika. Semoga kejayaan tercurah pada pasukannya. Tertanda, Penguasa Negeri Warastika, Maharaja Mukti Mahija Arya Kunundhani.” Pimpinan prajurit yang bernama Janu Mahabala itu lantas mencium surat yang baru saja ia baca lantang dengan penuh kebanggaan lalu menatap sinis pada Sandanu sambil mengulurkan tangannya seolah menagih sesuatu. Sandanu menatap Janu dengan penuh kebencian, lalu tanpa diduga dan dengan keyakinan ia melemparkan ludahnya ke telapak t
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 468 Times as lukisan prabu kian santang
Show Reviews (6)
Read
+Library
Tommy Rainbowisdom
Nah ini, novel fantasy yang aku tunggu-tunggu. Udah bagus, bikin penasaran lagi... Penasaran sama kelanjutan cerita Ganendra, Ayunda, dan karakter-karakter lain. Settingnya juga oke punya ... Ada kota favoritku, Palangkaraya. Cepet-cepet update, Thor!
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Read All Reviews
GARIS DARAH WARISAN

GARIS DARAH WARISAN

Warnanya mengkilat dengan bola mata yang terbuat dari batu ruby warna merah. Juga nampak sebuah lukisan yang terdapat wajah para keluarga inti Nitis Sukma yang kini juga duduk bertemu dengan Nastiti alias Amanda. Dalam lukisan tersebut terlihat Eyang Putri berada di tengah diapit oleh dua wanita yang cantik dan kiri-kanannya diapit oleh Pak Baskoro dan Arjuna. Itu adalah lukisan yang begitu menawan. Lukisan yang begitu apik dan indah, bahkan melebihi indahnya sebuah potret. Sebuah lukisan yang nampak begitu nyata.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as lukisan prabu kian santang
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

ujar Sakuntala dengan kata-kata terakhir yang dipelankan sembari melihat reaksi para pengikutnya. “Nah, itu baru seimbang!” Prabu Warasena berbalik dan mengeluarkan trisula andalan dari pinggangnya. Senjata itu memang ia rancang sedemikian rupa agar bisa disesuaikan tangkainya bergantung pada kebutuhan. Sakuntala tersenyum dan mulai memasang kuda-kudanya. “Dua puluh orang bodoh, hmm, mungkin cukup untuk membangun ulang Candikapura!” desis Prabu Warasena sembari memulai serangan pertama.
1098.4K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as lukisan prabu kian santang
Read
+Library
Pelayan Hati Sang Pangeran

Pelayan Hati Sang Pangeran

ucapnya dengan tenang. Alis Rinjani berkerut sambil menundukkan tubuhnya di tepi ranjang dan alangkah terkejutnya beliau mendapati lukisan itu. Sebuah mahakarya yang menggambarkan masa depan mereka. Nawangsih dan Suryawijaya.
1046.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as lukisan prabu kian santang
Show Reviews (31)
Read
+Library
Skavivi
Selamat malam pembaca Pelayan Hati Sang Pangeran. Vivi mengucapkan banyak terimakasih untuk teman-teman yang sudah bersedia membaca kisah ini. Salam Rahayu ... Salam kenal. ... Ohya. Bab 1-24 sudah versi revisi. Bab selanjutnya masih akan di revisi. Pokoknya terimakasih atas dukungannya. ...
Sukmawati Dewi
Lika-liku kisah cinta keluarga kerajaan selalu menarik untuk diulas. Unggah-ungguh,memendam rasa,mengendalikan rasa,menahan rasa bahkan hanya sekedar mengulas senyum pun memerlukan pertimbangan. Bagaimana perjuangan Suryawijaya dan Nawangsih? Apakah akan seberat Ayahanda Kaysan dan Ibunda Rinjani?
Read All Reviews
Legenda Kultivator Naga

Legenda Kultivator Naga

"Seni Lukis - Hujan Bunga Persik." Hu Jian mengayunkan kuasnya, menciptakan lukisan bunga persik yang berubah menjadi nyata. Ribuan bunga persik itu melesat mengincar Xuan Long, saat mencapai jarak serangan bunga-bunga persik tersebut menjelang menjadi pedang Qi. "Seni Pedang - Pusaran Bintang."
9.8160.8K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as lukisan prabu kian santang
Show Reviews (46)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Seutou kisaki
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Read All Reviews
Ksatria Prabangkara

Ksatria Prabangkara

ujar Jatiraga dengan satir kepada tilik didepannya. “Hahaha… kau sungguh lucu Jatiraga, bukankah itu berlaku sebaliknya dengan Kerajaan Prabangkara yang mengirimkan Pasukan Satyawira yang terkenal sangat kuat hanya untuk mengejar kami yang kau bilang rendah,” jawab tilik santi itu sambil tertawa sinis.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as lukisan prabu kian santang
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status