Maaf, Aku Bukan Orang Kaya
"Kamu lihat lah kami, kakak-kakak dan iparmu ini, kamu lihat suamimu juga. Kami bersikap layaknya orang berpendidikan dan berkelas, bicara dan penampilan kami ini beda jauh sama kamu. Kamu harus punya kemauan untuk berubah. Kalau ada kumpul keluarga kayak sekarang, ikutlah ngobrol dengan kami, jangan cuma di dapur saja kerjaanmu. Juga penampilanmu pantaskanlah sedikit, jangan hanya dasteran saja."
Kepalaku otomatis menunduk melihat ke daster yang kukenakan. Corak bunga melati dengan sedikit tumpahan air teh menjadi saksi bisu atas apa yang telah mereka katakan, seakan mengiyakan perkataan Kak Gaza bahwa kerjaanku bak ART saja bukan sebagai istri.
Sementara itu, Mas Hangga mulai kelihatan can
Bab Populer