Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU HITAM

MADU HITAM

katanya dengan napas naik turun, matanya memancarkan kebencian. Alina merasa cukup lega setelah menghirup udara luar, namun pikirannya masih kalut. Kebaikan sang Kakek membuatnya cukup tenang, sedikit meredakan gejolak dalam dirinya. Malam itu ia akan menghadiri acara lelang. Saat tiba di venue, ia mulai gugup, meskipun sudah mempersiapkannya dengan matang. Suara ponsel berdering, mengalihkan perhatian Jonathan. "Alina, sebaiknya kamu masuk dulu. Kakek mau angkat telepon dulu!" katanya sambil menyerahkan amplop merah bermotif gold mewah. Alina hanya mengangguk mengikuti perintah sang Kakek.
929 viewsOngoingAdded to Library 37 Times as maha teliti
Read
+Library
Hancur Karena Notifikasi M-banking

Hancur Karena Notifikasi M-banking

Hancur Karena Notifikasi M-banking ** Jantungku berdetak lebih cepat ketika kudapati sebuah pesan di layar ponsel Mas Bayu yang baru saja ia tinggalkan untuk Sholat Isya. [Trx Rek.15801032xxxxxx : Transfer NBMP BAYU PRADIPTA TO NURLIDA Rp. 1.500.000,00 30/04/2021 19.29.25]
9.6201.9K viewsCompletedAdded to Library 7.7K Times as maha teliti
Read
+Library
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

kata Mahendra "baiklah" kata Diany. #PerumahanBejo23TheSeroes #NezhaHauw
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 384 Times as maha teliti
Read
+Library
Mahar Kedua

Mahar Kedua

“Iya sih, betul juga. Dia berhak memilihkan calon untuk suaminya. Nanti kukirimkan fotonya Firda ke nomormu.” *** “Gimana sate lilitnya? Enak nggak?” “Enak banget, Mas. Sate lilit terbuat dari daging apa, Mas?” “Ada babi-,” “Astaghfirullah, itu tadi daging babi, Mas? Babi itu haram, Mas dalam agama kita,” ujarnya bersungut-sungut. “Dengerin Mas dulu, Ina, kamu kan yang motong penjelasan Mas. Tadi kamu tanya apa?”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as maha teliti
Read
+Library
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

Olla masih terus memandang Naura, hingga gadis itu menarik ujung pakaian yang dikenakan Maha. “Maha, aku takut. Kenapa tante itu kelihatan galak? Kayak nenek sihir,” bisik Olla dengan bola mata terus terarah ke Naura. Dia waspada jangan sampai wanita itu bertindak layaknya nenek sihir di film-film yang sering ditontonnya. “Tenang saja, ada aku,” ucap Maha percaya diri. “Tentu aku diundang,” kata Naura saat melihat Maha dan Olla saling bisik.
1037.3K viewsCompletedAdded to Library 857 Times as maha teliti
Read
+Library
Makin Tua Makin Cinta

Makin Tua Makin Cinta

Persetan dengan berapa kopi yang Hana tuangkan ke dalam gelas. “Emang gue peduli mau berapa sendok kopi, berapa sendok gula? Emang gue peduli mau rata sendok atau enggak?? Emang gue peduli mau berapa kali ngaduk? Emang gue peduli mau searah putaran jam atau putaran bumi?! Denger ya bos anj1nggg!!! Gue nggak peduli. HUHHH…. MAKAN TUH KOPI!! NAMANYA KOPI YA TETAP KOPI.”
6.3K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as maha teliti
Read
+Library
Marriage Proposal : Kenapa Aku Harus Menikahimu?

Marriage Proposal : Kenapa Aku Harus Menikahimu?

Aku bertanya dalam hati sambil mengelus perutku. Aku melihat Mahesa menelpon seseorang. “Suruh Marcel cek semua game yang ada di flashdisk itu. Kalau ada yang cacat minimal tiga level, kamu bisa kirimkan pesan ke mereka untuk menolak. Kalau nggak ada yang cacat, kamu tahu kan apa yang harus kamu perbuat?” ***
9.910.5K viewsOngoingAdded to Library 324 Times as maha teliti
Read
+Library
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

"Kamu jangan seenak jidat gini dong! Masa mau enaknya doang giliran kebobolan langsung ngacir." Terus salah gue? Bokap gue? Begitu Maha mendelikkan matanya. Sebal karena waktu istirahatnya terganggu. "Sudah ya." Maha perlihatkan layar ponselnya. Nominal uang yang tertera di sana serta notifikasi berhasilnya transferan. "Gugurin saja," bisiknya dan menutup pintu. Tidak peduli suara gedoran yang menggila.
1.518.8K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as maha teliti
Read
+Library
Cinta Satu Malam: Dimanja Sang Presdir Dingin

Cinta Satu Malam: Dimanja Sang Presdir Dingin

"Titip Marvell sebentar ya, Dit? Tolong kamu periksa kembali PR-nya. Aku tidak sempat memeriksanya karena Mas Mahes sebentar lagi datang." "Astaga, Bellia! Iya!!! Kamu sudah mengatakan hal itu berulang kali. Aku pasti mengingatnya." Dita memutar bola mata malas, tetapi Bellia malah terkikik pelan. Belum beberapa menit, terdengar suara mobil dari depan. Mahes pasti datang untuk menjemputnya.
1028.1K viewsOngoingAdded to Library 729 Times as maha teliti
Read
+Library
Main Belakang

Main Belakang

Tanpa jeda. ​Di tengah isakannya yang tertahan, getaran samar di atas nakas kembali memecah hening. ​Aira menyeka pipinya kasar, berusaha menenangkan napasnya yang tak beraturan. Dengan langkah gontai, ia mendekati nakas dan meraih ponselnya. Sebuah pesan masuk dari nomor tanpa nama yang sangat ia kenal: '​Bagaimana malammu bersama suamimu, Aira? Apa dia sudah mulai menyadari tanda yang kutinggalkan di lehermu?'
10787 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as maha teliti
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status