Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

"Tapi mah," "Kamu lupa perempuan tua itu mata-mata di sini. Jadi orang pinter sedikit apa. Kamu lihat saat kalian mengusirnya bahkan dia bisa kembali tanpa kalian ketahui dia tinggal di rumah ini tapi kalian tidak sadar kamar mana yang menjadi tempat tinggalnya. Mama yakin kalau Aisha memiliki kekayaan yang jauh lebih banyak dari yang kamu pikirkan." "Aku harus bagaimana Ma?"
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as maha teliti
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

lanjut Khai. Khai berjalan mendekati barisan tengah, tempat Maorielle sedang sibuk mencoret-coret bukunya. "Jika tidak ada pertanyaan maka kita ke materi Diksi," Khai berhenti tepat di sisi Maorielle, membuat Erina otomatis menahan napas. "Maorielle," panggil Khai rendah. "Dalam Bahasa Indonesia, ada perbedaan besar antara kata melihat, menatap, dan mengintai. Bisa kamu jelaskan perbedaannya?"
895 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as maha teliti
Read
+Library
Milky Legends

Milky Legends

Saito. “Apa?” Maha master sejenak menghentikan pekerjaannya, ketika mendengar nama ‘Jenita’. “Kami mendapat sinyal darinya.” Ujar Wally sembari menyerahkan sebuah dokumen yang berisi kode rahasia. Maha Master kemudian melihat kode tersebut. Kemudian Maha Master mengekstrak abjad hingga hasilnya menjadi seperti ini Haý Mahamasutā,
9.811.0K viewsOngoingAdded to Library 362 Times as maha teliti
Read
+Library
MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

“Ada apa, Ma?” “Syukurlah. Mama hanya khawatir saja sama kamu, Nak. Kamu belum balas chat Mama dari sore. Mama takutnya kamu sakit, kan kamu ke Singapura sendirian dan juga di sana lama,” balas Tiara. “Alhamdulillah, Ma.. Dara sehat, tadi memang agak sibuk juga dan ini Dara habis pulang dari makan malam dengan klien,” balas Dara.
1035.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as maha teliti
Read
+Library
Cinta Diamnya Sang CEO

Cinta Diamnya Sang CEO

“To the point deh, mas!?” “Aih.” Maha mendesis. “Kalau di dengar nggak enak. Di tulis apa lagi.” “Apa, sih! Nggak ngerti aku sama omongan kamu.” Pulung kesal. Maha terlalu bertele-tele. “Itu loh, Yang.” “Tidur saja lah. Nggak niat.” Embusan napas Maha terdengar. Menerpa tengkuk Pulung yang kembali membelakangi tubuh Maha.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as maha teliti
Read
+Library
Maha Dimensi

Maha Dimensi

Sangat tidak peka. “Bukan, Nona Deolinda. Aku mendengar banyak hal.” Maha menunjuk telinga. “Dan aku membaca banyak hal.” Kemudian menunjuk kepala. “Oh,” ucap Deolinda singkat sambil mengangguk. “Kau sudah tahu berita viral itu, ‘kan?” tanya Maha yang tidak puas dengan jawaban perempuan ini. “Yang mana, Pak?” Deolinda bertanya lagi.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as maha teliti
Read
+Library
Di Sudut Memori

Di Sudut Memori

Sebuah kenangan saat Kak Panggih ngambek karena aku sibuk dengan ponsel menonton video grup idolaku di youtube. Aku pun buru-buru mengecek pesan masuk. Namun, masih tidak ada pesan dari orang yang sejak tadi kutunggu. Berulang kali aku menggumamkan kekesalan dalam hati. Ternyata Maha diam-diam memperhatikanku sejak mengecek ponsel. Ia menuangkan susu cokelat ke dalam gelas kaca dan menyodorkan kepadaku.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as maha teliti
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Ibu Musrifah melanjutkan dialognya, "Terus apa tujuan kamu?" "HAUS MAU TEH CINA" Dini yang slengean langsung jawab, "Mia, kamu kan biasa minum es teh jus, segala minta teh Cina." Penghuni Ma'had lain di buatnya tertawa. Langsung Ibu Musrifah, memegang kening Mia dan mengucap syahadat. Mia sadar. Dan kaget sebab banyak mahasantri yang berkerumunan melihat dirinya. Tanya Mia heran, "Ada apaan sih, rame amat?".
104.6K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as maha teliti
Read
+Library
Mendadak Sah

Mendadak Sah

Bahkan, sang perias pengantin berkali-kali memberinya pujian. "Kalau gitu saya keluar dulu, nanti jika menurut mba suhu ruangannya terlalu panas bisa diturunin aja. Jangan dilap pakai tisu, takutnya malah nempel semua." Tepat ketika sang perias pengantin hendak keluar, suara deritan pintu terdengar, pertanda bahwa ada yang membukanya. Runa mendapati sang mama yang menatapnya penuh keseriusan. Manik mata itu seakan tak ingin lepas memperhatikannya dari atas hingga bawah.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as maha teliti
Read
+Library
MAAF

MAAF

n atau m.a.n.g.a_t.o.o.n Mohon maaf karena Thor tidak bisa melanjutkannya. Begitu besar penyesalan karena tindakan ini, tapi Pembaca tersayang masih bisa membaca cerita Thor yang lainnya di aplikasi ini. Masih ada : 1. TANYA HATIMU (END) 2. ISTRI KEEMPAT TUAN TANAH (END) 3. ,dan beberapa cerita baru yang sebentar lagi akan segera terbit
103.5K viewsOn holdAdded to Library 112 Times as maha teliti
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status