Istri Buruk Rupa
ucap Mei.
“Baguslah, aku akan memberikan kado istimewa untukmu,” ucap Bram.
“Benarkah?” tanya Mei.
“Tentu saja, apa yang kamu inginkan?” tanya Bram.
“Apa sajalah, yang penting istimewa,” ucap Mei.
“Baiklah,” ucap Bram seraya mengulaskan senyum.
“Oh iya, ponselku mati, aku harus mengirim email, apa aku bisa meminjam komputermu sebentar?” tanya Bram.