Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku
“Ya Allah, Lian. Kamu enggak muda lagi, Sayang. Di antara kalian itu sudah ada cinta, mau nunggu ubanan, lalu sama-sama terlambat mengungkapkan perasaan, begitu?”
“Bukan itu, Ma. Dia belum lama gagal. Aku yakin Mala masih trauma.”
“Justru ini saat yang tepat kamu datang, memberi perhatian supaya mantan suaminya itu gak lagi mendekatinya.”
“Ah, susah ngomong sama Mama.”
“Kamu itu yang sudah dibilangin.”
Mama kesal. Lagi-lagi, emosinya akan naik jika membahas masalah Mala. Keponakannya itu memang mendapat tempat teristimewa daripada putranya sendiri.
Bab Populer