Cinta Pertama Mas Ali
"Mas, bahas itunya nanti saja. Sekarang aku butuh pembantu. Eh, maksud aku pembalut."
"Oke-oke, aku akan belikan," jawabnya dengan lemas. Lalu menyandar pada dinding depan pintu kamar mandi.
"Mas kenapa sih?"
"Aku kira nanti malam bakal ada malam pertama, Dek."
"Ya sabar. Haduh, kenapa bahasanya ke sana sih jadinya?"
"Ya kan kita baru aja nikah. Enggak tau kenapa pikiranku selalu ke sana setelah kita menikah. Astagfirullah, isi kepalaku kayaknya mesti dicuci dulu biar bersih." Dia tertawa juga.