Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Membara Bersama Pamanmu

Malam Membara Bersama Pamanmu

Mundur artinya akan terjerembab jatuh, kian jatuh dalam kehancuran. Sementara maju akan membakar tubuhnya dengan satu malam tanpa kelembutan. Tapi … setidaknya jika ia memilih untuk maju, ia masih akan hidup saat keluar dari sana nanti. Liora sekali lagi menghela napasnya dan mengetuk pintu. Beberapa detik berlalu tanpa ada jawaban hingga bariton angkuh itu terdengar. “Masuk!”
1069.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai malam semakin larut
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Almiftiafay
terima kasih sudah membaca ya (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠) perjalanan kita kali ini ditemani oleh Liora yang baik hati dan Kayden yang dingin dan tak bisa ditebak. Thor sekali lagi ucapkan Selamat naik rollercoaster, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Baca Semua Ulasan
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

Setelah beberapa gelas masuk ke tenggorokannya, kedua pipinya memerah dengan cepat dan tatapannya mulai kabur. "Tambahkan lagi." Makin banyak alkohol yang diminumnya, sosok Bella justru makin jelas di benaknya. Kenangan penuh tawa dan kebahagiaan terus terbayang di depan mata, tetapi kini Bella sudah tidak lagi berada di sisinya.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Ini akan menjadi malam yang panjang. Permukan sungai tidak lagi perak yang menenangkan, melainkan cairan pekat yang menelan rintihan. Runala berlutut di atas lumpur yang dingin, tidak memedulikan ujung pakaiannya yang koyak atau lutut yang tergores kerikil tajam.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Mengemis Malam Pertama

Mengemis Malam Pertama

"Aku baru tau kau semesum itu." "Aku mesum karenamu, siapa yang memasukkan obat perangsang ke minumanku dulu, sekarang aku ingin mengulanginya secara sadar, kalau perlu kita pakai lampu seratus watt biar kau terlihat jelas, Ah." Riki mengusap lengannya yang dicubit keras oleh Mazaya. "Sakit Mazaya." Riki meringis mengusap lengan telanjangnya yang membiru.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 883 kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Malam Panas Sang Sekretaris

Malam Panas Sang Sekretaris

l Bersamanya. Dua mencoba memejamkan mata, namun kilasan malam itu, malam ketika alkohol membuat segalanya memabukkan, muncul begitu saja. Tatapan Rey yang redup tapi membakar, sentuhan yang terlalu berani, dan bibirnya yang begitu dekat. "Otak mesum! Kenapa aku membayangkan hal itu lagi? Arghhh!" Marlina berguling-guling di ranjangnya. Sesekali memukul guling kecil miliknya. Hingga. PLAK! Suara lampu padam, bersama kilatan petir membuatnya menjerit keras.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Setelah Malam Itu

Setelah Malam Itu

Dia mengerang kesal sembari meremas rambut guna menghilangkan rasa sakit yang menyiksa. Tetapi hal itu tidak berguna Glenn lakukan. Dia malah mendapatkan rasa sakit yang luar biasa sehingga memudarkan keinginannya untuk lanjut tidur. Dengan posisi terlentang dan pakaian yang sudah kusut–tidak lagi rapi, samar-samar Glenn mengingat kejadian beberapa waktu lalu. Ada seberkas penyesalan menghampiri jiwa ketika mengingat dirinya yang berkata-kata kasar pada Rebecca.
9.8262.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Baby, oh Baby!

Baby, oh Baby!

Malam itu menjadi malam yang panjang, malam yang panas sepanas bara yang seakan tak ingin padam begitu saja meski telah dihantam oleh sang badai. -TBC-
9.9189.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Kami pun larut dalam suasana yang beberapa hari nantikan. Semilir angin malam masuk lewat jendela yang belum terkunci menjadi saksi meleburnya rasa dari dua jiwa. Kami tenggelam dalam samudra cinta. "Mau lagi?" tanyanya sambil mengedipkan mata, menggoda. Kembali aku terbuai dalam hangatnya rasa. Dalam debaran dada yang semakin tak terkendali. Lagi kami mereguk manisnya madu asmara.
1079.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Petualangan Nerva

Petualangan Nerva

dan sekarang semakin gemuk dan malas. "Haduh Ayolah kuda Moor!, berlarilah bagaikan petir" "Kriiikk, brrrr, ketuplak ketuplak..." ringkikan yang lemas dan irama kaki yang melambai hanya membuatku mengelus dada...
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Sepi. Malam yang kian larut ditambah guyuran hujan membuat para penghuni rumah kian lelap dalam buaian mimpinya. Hima yang berada dikamar pun hanya mampu menatap rintik hujan dari balik jendela kamarnya. Terbuai dalam lamunan yang menyakitkan, bagaimana bisa dia berada diposisi yang begitu menyulitkan, dan sekaligus menyakitkan.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai malam semakin larut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status