Wanita Sang Presdir
Dia duduk tegak, "Wanita?? Siapa wanita yang berhasil membuatmu emosi? Wanita yang semalam, bukan? Ohhh pasti sangat cantik dan seksi. Kenalkan padaku, Nate!"
"Berani menyentuhnya akan kupotong burung kecilmu," ancam Nathan.
"Hei, hei, oke, aku tidak akan merebut wanitamu." Alardo menatap ngeri.
Nathan mengambil dua botol air dari kulkas. Dia melempar satu untuk sahabatnya. Tato naga tribal di lengan kiri Nathan membuat tubuh kekarnya terlihat semakin sangar. Alardo yang lelaki normal saja kagum melihat tubuh sahabatnya, apalagi para lawan jenis? Tidak heran banyak wanita yang antre untuk bisa naik ke tempat tidur Nathan.
Hot Chapters