Teman tapi Menikah
Cintara kemudian menarik kursi di hadapannya, sesekali mencuri tatap ke arah Dante yang sejak tadi hanya diam saja.
Ada hening selama beberapa saat. Mereka mulai menikmati makanan yang tersaji di atas meja. Masakan Mama Elisa memang tidak pernah gagal. Beberapa kali Dante mencicipinya dan ia selalu menyukai masakan apa saja yang dibuatnya.
“Gimana, Dante? Enak nggak sate maranggi-nya?”
“Enak, Tante.” Dante tersenyum, menikmati makanannya dengan lahap. “Ini bukannya makanan khas Lombok ya, Tante?”
ตอนยอดนิยม