Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gemintang

Gemintang

Naren membulatkan mulutnya. “Namanya juga titisan Ibu-ibu komplek, jadi tahu soal gosip,” tanggap Dafandra. “Memang keluarga Naratama se-hits itu, ya?” Narthana mengerenyitkan alis. “Atmadeva Naratama tuh yang punya Naratama’s Corp. Usahanya di berbagai bidang, mulai dari travel, desain interior sampai minyak bumi. Konglomerat pokoknya, meski Om Sena juga nggak kalah tajirnya,”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

Meredakan gejolak rasa cemburu, yang terasa menggerogoti. "Minumlah." Menatap itu, buru-buru Alya meraihnya. Tenggorokan terasa tercekat, bila berhadapan terlalu lama dengan pria bernama Jimmy. "Tenangkan hati dan dirimu, Al. Datang ke kondangan mantan, perlu mental yang kuat." Pria berkacamata itu, kembali berucap. Duduk di samping Alya, ekor matanya mengitari seluruh ruangan pesta.
1012.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

tanya beliau membuka topik pembicaraan. "Tidak Bu, loh memangnya Ibu tidak tahu kalau Dewa tidak masuk sekolah?" Rivani bingung. Nyonya Finda mempersilakan mereka masuk ke dalam rumah. Beliau juga mempersilakan mereka duduk, lalu melangkah ke dapur yang tak jauh dari ruang tengah. Ruangan mewah berfasilitas megah dengan sofa empuk kini menaungi mereka berdua. Permadani lembut melembar di lantai sebelah yang mereka duduki. Di sana berdiri satu set meja lengkap dengan benda-benda antik, seperti gucci, figura keluarga, vas bunga, dan ada satu patung sorvenir pernikahan.
9.97.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Kemudian Lingga dan Ciko melakukan tos. "Ciko, sekarang kamu bisa kembali di kursimu!" ucap Lingga kemudian Ciko kembali di kursinya. Setelah itu Lingga melanjutkan pidatonya. "Di tempat yang begitu indah ini, saya harap kalian semua bisa menemukan ketenangan, kedamaian seperti saya, jadi untuk itu saya persembahkan kepada kalian real estate dari KARTANAGARA GROUP, LEMBAH SURGA, Lembah dengan keindahan seperti surga. Selamat menikmati!" ucap Lingga terakhir penutup pidatonya dan di iringi dengan tepuk tangan yang meriah dari seluruh tamu yang ada disana. Lalu memotong pita merah yang ada disana bersama dengan Paman Pram. Riuh tepuk tangan mengiri pemotongan pita merah.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
Firdaus

Firdaus

Dengan cepat Rexi menarik tangan Afifah dan menyeretnya lagi ke arah Firdaus dan Haikal yang kini bergerak turun di tangga yang berlawanan dengan posisi mereka sekarang. Kali ini Afifah tidak ikut menggandeng Minah. Dan entah apa yang membuat Minah tidak mengikuti Rexi, Aldo dan Afifah, gadis itu justru terdiam di tempatnya melihat teman-temannya meninggalkannya. "Siti Aminah?" Panggil seseorang di belakangnya. Minah sedikit terkejut sebelum berbalik. Tampak Pak Imam baru saja selesai mengajar di suatu kelas, dengan membawa map dan berbagai buku pegangannya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
KUNJUNGAN MENANTU

KUNJUNGAN MENANTU

Suasana hati ibu Claudia tampaknya sangat baik,dia tersenyum dan bertanya pada Claudia apakah sudah hamil. Claudia tiba tiba menghela nafas dan berkata " Bu, benar katamu tiga hari yang lalu, aku baru saja membawa aldi pemerikiksaan androgi, dan dia mandul, untuk sementara tidak bisa mempunyai anak" Aku marah mengepalkan tanganku, tapi aku tidak berani bergerak. Ibu Claudia berkata dengan marah "Apa? aldi mandul? Aku lihat tubuhnya lumayan sehat, bagaimana bisa mandul, Claudia kamu tidak sedang mencari cara menipu ibu kan?"
8.56.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

Haikal : Cabut aja lah kalau emang gak ada Jevano : Iya nggak ada, udah empat hari katanya rumahnya kosong Hayden : Pindah apa gimana lo Ra @Shera Jevano : Liat aja hari Senin gimana Regar : Kita udah mau lulus, yakali pindah Mahesa : Liburan kali Haikal : Liburan mah harusnya izin Felix : Van sini nyusul lah, warkopnya Hasung Felix : Mabar kita Jevano : Otw
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

jawab Wesi Aji. "AKHIRNYA DENDAMKU AKAN TERBALAS…!,PADA BATARA WISNU…,BATARA WISNU YANG MEMBUATKU CACAT SEPERTI INI…!,DIA …!,BATARA WISNU YANG MEMISAHKAN KEPALA DARI BADANKU…,KETIKA TERJADI PENGADUKAN LAUTAN SUSU YANG BERNAMA KSERASAGARA…,DIDASAR LAUTAN YANG TERDAPAT HARTA KARUN DAN TIRTA AMERTA…,PARA DEWA DAN KAUM ASURA DENAWA BEREBUT MENDAPATKANNYA…,WESI AJI…!,UNTUK MENDAPATKANNYA BANGSA KITA ASURA RAKSASA BEKERJASAMA DENGAN PARA DEWA…MENCARI ALAT SEBUAH GUNUNG YANG DINAMAKAN MANDARAGIRI TERLETAK DI SEBUAH PULAU YANG BERNAMA SANGKADWIPA.BATARA WIS
7.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Begitu juga dengan Jayka yang ikut duduk di sebelahku. Dihadapan kami sudah ada pendeta kuil yang usianya lebih tua dari Papa lengkap dengan pakaian formalnya berwarna merah lebar bernama Kanmuri, lengkap dengan mahkota hitam yang terpasang di kepalanya. Ada beberapa patung dewa yang diabadikan, shinsatsu, jimat, panah ema, dan omikuji yang tersaji di dalam kantor kuil ini. Aku dan Jayka kemudian menundukkan setengah badan pada pendeta lalu beliau membalasnya.
10166.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
LOVE GAME

LOVE GAME

Di pintu masuk kita mendaki melalui jalur pejalan kaki yang sudah beralaskan paving blok selama 40 menit, tapi untungnya jalurnya agak landai. Setelah 10 menit berjalan dari pintu masuk, kita dapat melihat Kuil Ryuanji atau biasa di kenal dengan sebutan Kuil Minoo. Kuil ini menjadi tempat belajar agama Buddha khususnya bagi sekte atau aliran Shugendo. “Axcel, kuilnya bagus yah, dibangunnya di atas bukit.” Clarissa antusias seperti biasanya. “Iya lah namanya juga kuil, dia dibangun di atas bukit karena dianggap sebagai tempat yang suci dan dekat kepada sang Buddha.” Axcel menjelaskan, sementara Clarissa hanya bisa manggut-manggut.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai mandiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status