Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pria Paling Beruntung

Pria Paling Beruntung

“Ah, aku lupa, bukannya di tas masih ada coklat sisa dari perjalanan pulang?” Sandra mencarinya dan akhirnya hanya bisa mengunyah coklat hitam dari luar negeri. Setidaknya dengan mengunyah coklat yang sangat manis itu perasaannya menjadi lebih tenang. Ruangan apartemen milik Sandra kadang digunakan untuk tempatnya bekerja, setidaknya dia tak perlu lagi membuang uang untuk mencari tempat lain. Sebagai pacarnya, tak asing jika Gerald mengetahui tempat ini.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Dari Desa

Pesona Istri Dari Desa

Walau kutahu aku hanya menyukai dia tanpa dia tahu sebenarnya. Pernah suatu hari aku menaruh cokelat di mejanya, tetapi lagi-lagi aku gagal karena Monica tidak merasa memiliki, dia justru membuang cokelat itu di tong sampah. Salahnya aku hanya menaruh, tanpa membuat kata-kata. Aku bahkan sebodoh itu. Kurasa sesulit itu mendapatkan hatinya yang sama sekali tidak terpengaruh dengan perkembangan zaman. Apa dia tidak tahu jika cokelat itu lambang cinta?
9.9519.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Hubungan, barang, kenangan, semuanya sudah kulepaskan. Saat melangkah keluar bandara, matahari Samen terasa terang dan menyilaukan. Angin lautnya hangat, sama hangatnya dengan hatiku yang perlahan sembuh. .... Sementara itu, pernikahan Keluarga Cokro berubah menjadi kekacauan. Kakakku, Elena, akan menikahi pria yang dulu sangat kucintai.
12.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Sisa Cinta Mantan Suamiku

Sisa Cinta Mantan Suamiku

Di tangannya, ada sebuah ponsel murah yang baru ia beli di konter depan gang seharga ratusan ribu rupiah jauh dari ponsel titanium yang biasa ia kantongi dulu. ​Ia memasukkan kartu SIM baru, lalu menarik napas dalam-dalam. Tidak ada lagi nomor kolega bisnis, tidak ada nomor Nadira, dan tidak ada nomor ibunya. Kontak di ponsel itu kini kosong, bersih, seolah merepresentasikan hidupnya yang baru saja lahir kembali. ​"Pagi, Dokter Vindra!" sapa Mak Asih, penjual gorengan di ujung gang, yang sedang menata dagangannya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kadaluarsa

Cinta yang Kadaluarsa

" Mungkin ini hanya efek samping dari kecanduan yang dihentikan paksa. Aku berdiri, meraih gaun pengantin yang telah kupesan khusus, lalu membentangkannya di lantai. Dengan wajah tanpa ekspresi, kutarik gunting, membuat sayatan dalam pada kain yang seharusnya melambangkan cinta dan kebahagiaan. Aku ingin mengingatkan diri sendiri. Bahwa cinta pun demikian. Sekali retak, tidak peduli seberapa keras kamu berusaha perbaiki, ia nggak akan pernah kembali seperti semula. Setelah bereskan segalanya, aku simpan sisa-sisa barang itu di ruang kerja—tempat yang jarang didatangi Adrian. Malam itu, aku nggak bisa tidur. Aku membuka HP, nggak sengaja menemukan rekomendasi akun Instagram seseorang yang mun
49.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Cinta Habis Tanpa Bekas

Cinta Habis Tanpa Bekas

"Dasar gila! Siapa yang mau pergi sama kamu?" "Aku bahkan berharap kamu menghilang secepatnya." Yohan tertegun, seolah tidak mengerti kenapa aku tiba-tiba berubah. Dia bertanya hati-hati padaku, "Barusan itu … kamu cuma menipuku?" "Kamu cuma menipuku? Kamu nggak cinta lagi sama aku?" Aku tersenyum sinis. "Siapa yang mau mencintai orang berengsek kayak kamu?"
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Cinta Lama yang Membawa Duka

Cinta Lama yang Membawa Duka

Tidak ada lagi lemak berlebih, tetapi kulitnya gelap, terlihat lebih tua sepuluh tahun. Melihat penampilannya, aku tidak bisa menahan senyum. Sementara Jansen hanya menggerakkan bibirnya, ingin berbicara, tetapi tidak bisa mengeluarkan kata-kata. Aku juga tidak berbicara, dan langsung lewat begitu saja. Saat itu aku seperti mendengar suara pelan: Maaf, biarkan semua yang sudah berlalu, aku nggak peduli lagi. Dalam sisa hidup ini, kita saling baik-baik saja.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Lelaki Pilihan Surga

Lelaki Pilihan Surga

Aku mohon berikanlah petunjuk-Mu. Setelah Rahmat pergi, Citra membuka perlahan, kado yang diberikan Rahmat. Cokelat? Citra tersenyum. Dia tidak menyangka, Rahmat akan memberikannya sebuah kado, cokelat, makanan kesukaannya. Ditatapnya cokelat yang ada di tangannya. Makanan itu, jelas membuka kembali ingatannya, pada dia, yang pertama kali membuatnya jatuh cinta, pada cokelat.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

“Tapi kalau cowok, aku maunya sempurna juga kayak kamu.” “Kita pasti akan jadi orang tua yang hebat.” Dante tersenyum. “By the way, aku ada kejutan lagi buat kamu.” Cintara mengenyit. “Apa lagi kejutannya, sih?” Dante tersenyum kecil lalu membalikkan badan Cintara agar menghadap ke arahnya. Tangannya meraih botol minuman yang ada di tangan perempuan itu lalu diletakkannya di atas meja. Mata Cintara yang ikut menoleh, hanya bisa mengerutkan keningnya. Kemudian pria itu melangkah menuju meja, mengambil sebuah amplop coklat yang ada di atas meja. “Janjiku bakalan aku tepati hari ini.”
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Gairah Terpendam Sekretaris Kesayangan CEO

Gairah Terpendam Sekretaris Kesayangan CEO

ujar Cinta sembari menyeka air matanya dan menyudahi ritual mandi dengan segera. "Kenapa, Sayang?" Cinta sudah kembali ke kamar dengan mengenakan bathrope. "Makasih ya karena mama membelikan Carisa boneka dan cokelat kesukaanku." Carisa memeluk Cinta erat. "Boneka dan coklat?" Cinta menyipit. "Sayang, mana boneka dan coklatnya?" Cinta menatap Carisa heran. "Sebentar, ya, Ma." Carisa berlari meninggalkan Cinta ke kamarnya.
10310.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai mantan sampah, cinta baru coklat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status