Pendekar Dalam Selubung Mantra
Tangan gadis kecil itu semakin kuat menggenggam lengan Endaru sambil berbisik, “Tahan dirimu sejenak! Nanti aku bantu untuk bertemu dengannya tanpa sepengetahuan orang-orang!”
Lamat-lamat terdengar sang warok merapal mantra, “Kyai sampar angin lumaku ing awang-awang, mego mendung kanggo tumpakan, ka gendhong ka idhit sakuat lakuku. Ya Allah, Ya Muhammad, Ya Jibril, Ya Mikail, Ya Isrofil, Ya Isro’il ....”[3]
Bab Populer