Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duka Cita

Duka Cita

“Tapi, apa?” “Meskipun aku suka, aku juga tahu diri.” Cita lantas membuang pandangannya menuju kolam renang. “Mas Arya tahu siapa mas Nando, kan? Dia cucunya mantan gubernur. Papinya, anak salah satu pengusaha properti terkenal di Singapur. Belum lagi, ada nama keluarga Sagara di belakangnya. Sementara aku … siapa?” Senyum Cita terukir miris. “Aku, bukan siapa-siapa. Apalagi dengan kondisiku yang begini.”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

Sebenarnya situasiku sulit tapi karena tidak punya pilihan lain aku terpaksa membuka panel kayu itu dan keluar membawa Faiz ke halaman belakang. "Tunggu itu siapa Bu?" tanya Mas Dirga menghentikan makannya. Di posisi itu kami berpapasan dan saling menatap dari jarak sekitar 10 meter. Mas Dirga langsung terpesona melihat rambutku yang terurai mengenakan baju piyama dengan bawahan pendek. "Mariana kamu di sini? Ibu kenapa Mariana ada di sini dan Ibu tidak memberitahuku?" tanya suamiku pada ibunya
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Mengecup punggung tangan sang putri juga mengalihkan tatapan mata berbentuk tajam tetapi menyorotkan banyak kelembutan, pemuda itu memperkenalkan diri. “Nama Saya Guruminda.” Itu adalah nama aslinya. “Saya berasal dari Kekaisaran Agung Kahyangan.” Itu pula adalah tempat kelahirannya. “Saya adalah anak dari Permaisuri Ambu … Kaisar perempuannya Kekaisaran.” Itu juga adalah nama orang tua tunggalnya. “Apa ini sudah menjelaskan semua isu untuk identitas Saya yang mencurigakan, sehingga Anda dapat sedikit mengurangi ketakutan terhadap Saya ….”
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Raka memeluk erat tubuh istrinya, diikuti air mata yang mengalir dari wajahnya. "Ya Allah, kuatkan aku," lirih Raka. ______ Esok paginya, Adam sudah berkunjung sepagi itu ke rumah Raka. Bukan hanya Adam, tapi mereka semua. Ada Susi dan Juna, juga Rina dan Sutina. Susi memandang takjub rumah Raka, hatinya iri, ingin juga memiliki rumah semewah ini. Raka pun menemui mereka di ruang tamu, tidak dengan Tania, Raka melarangnya untuk turun.
1099.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
Tulang wangi

Tulang wangi

Tertulis: “Arga Dinata—adalah sosok pemimpin besar kerajaan Sunda pada abad ke-2.” Gua sempet mikir, yaudah mungkin emang materi tugas gue tentang peradaban kuno. Gua kan lagi disuruh ngumpulin gagasan sosial kerajaan-kerajaan lama. Makanya gua beli buku ini, katanya buku paling kompleks soal sejarah dan pemikiran kuno.
433 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
Tarian Pemikat Serigala

Tarian Pemikat Serigala

jawab Mardawa sambil menunjuk gunung yang menjulang dari tempatnya. “Oooh, aku sering mendengar nama Eyang Suwita. Perkenalkan namaku Danu.” Pemuda tersebut tersenyum lebar mendengar penuturan Mardawa barusan. Eyang Suwita adalah pendekar yang cukup dikenal namanya di kampung terdekat. Beberapa tahun silam, memang terdengar kabar jika beliau mundur dari dunia persilatan dan mengasingkan diri di Gunung Wingit. Gunung yang sangat sulit ditempuh medannya dan terkenal wingit atau seram.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Rimba berusaha menenangkan Gina. "Oh, ok sorry," sesal cewek dengan rambut panjang yang dibiarkan tergerai itu. "Lo emangnya gak tahu siapa si Oja?" "Namanya Seroja bukan Oja," protes Rimba. "Iya, itu tuh nama panggilanya." "Unik banget sih." "Jadi, lo beneran gak tahu si Oja?" Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
MERINDUKAN SURGA

MERINDUKAN SURGA

“Ya Rabb … aku tahu, dosaku setinggi gunung dan sedalam lautan. Tetapi, aku tetap merindukan surgaMu.” Salma melanjutkan kembali langkahnya. Hingga akhirnya dia berada di ujung kebun karet di sisi satunya, bukan di sisi gudang terbengkalai. Lokasi tempatnya berdiri sekarang, langsung terhubung dengan rumah Wahyu, sementara lokasi kilang berada di area depan yang sangat luas. “Bismillah … semoga ini yang terbaik.”
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Berada persis di tepi sungai Amandit. Sungai yang dipercaya masyarakat sekitar dihuni seekor naga. Konon, dahulu kala di sungai itu ada suami istri yang menjelma menjadi siluman naga karena telah memakan telur yang mereka temukan di sungai itu. Tanpa mereka tahu bahwa itu adalah telur naga. Setelah itu, terjadi perkelahian antara naga asli dan naga jelmaan suami istri pencari ikan. Sungai Amandit berubah berwarna merah, yang jadi pertanda bahwa suami istri itu kalah melawan naga. Akhirnya siluman naga itu harus meninggalkan sungai Amandit. Begitulah cerita yang beredar di masyarakat sana.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
KARMA MERTUA

KARMA MERTUA

Itu Sri, salah satu teman sekolahku sejak SD yang juga sahabat baikku. "Halo, Sri, tumben ..... " belum sempat kuselesaikan kalimatku untuk menggoda, dia sudah nerocos. "Ris, kamu sudah dengar belum?" katanya dengan nada heboh. "Dengar apa?" "Itu, adik iparmu si Rita." Suara Sri di microphone ponselku lumayan keras, hingga membuat ibu yang duduk di sebelahku menoleh ke arahku, entah dia bisa mendengar dengan jelas atau tidak. Perasaanku jadi tak enak dengan nada kalimat Sri, jadi kuberingsut menjauh.
915.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai marga sunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status