Memar Termanis
Mira Leecaption senyum manishalo google selamat sorepelan pelan pak sopirpingsan tapi masih sadar
Aroma koktail, campuran manis dan tajam, menguar di udara, menambahkan daya pikat pada tempat itu.
Rach duduk di salah satu kursi bar, jari-jarinya yang lentik melingkari gelas martini yang setengah penuh. Dia menatap cermin besar di belakang rak botol, melihat pantulan wajahnya di antara bayangan botol-botol minuman yang berkilauan. Pandangannya kosong, tapi bibirnya melengkung membentuk senyum tipis, seakan dirinya masih tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini.
“Menikah? dijodohi?” tanya teman Rach, yang sedikit kaget mendengar ucapan itu.
Hot Chapters