Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

Dia meraup wajahnya dengan sebelah tangan lalu perlahan bangkit dari kasurnya. Tubuhnya masih terasa linu setelah semalam tadi dia habiskan untuk bekerja secara part time di sebuah club malam sebagai seorang cleaning service. Marcello Antariksa, biasa dipanggil Mars. Dia seorang lelaki dewasa berusia dua puluh tujuh tahun yang masih melajang.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

permanen antara Bumi dan Mars. Di Mars, Litho-Consciousness (Kesadaran Batuan) telah sepenuhnya terbangun. Gunung Olympus Mons, gunung tertinggi di tata surya, mulai memancarkan suara nyanyian frekuensi rendah yang bisa didengar oleh siapa pun yang memiliki antena empati.
710 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
Mars vs Venus

Mars vs Venus

Dret dret dret Kembali ponsel Venus berbunyi pesan dari nomor yang sama yang dipakai oleh Mars sebelumnya. Dia menjauh dari Mami dan Papinya. Mars mengirimkan sebuah lokasi yang agak jauh dari perkotaan. Melihat dari jaraknya dengan bantuan maps membutuhkan tiga jam perjalanan. Venus berpikir keras apakah dia harus memberi tahu orangtuanya ataukah dia sendiri yang menemui Mars. “Mi…Pi…” ucap Venus kedua orangtuanya berbalik dengan tatapan sendu memikirkan kondisi Marvel.
9.910.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
Chandra

Chandra

Chandra terlihat lebih tenang dari kemarin, bahkan ia sempat tersenyum remeh pada Aksa. Aksa tidak menanggapi Chandra ia berjalan memasuki lapangan basket. "Lo gak sabar ya buat kalah?" teriak Chandra, ia sungguh percaya diri hari ini. Chandra berjalan menyusuri menyusul Aksa. "Semangat kakak ipar!" Chandra menoleh saat ia mendengar suara Mirza. Benar saja, pemuda itu tersenyum di pinggir lapangan sambil melambaikan tangan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
MARJAN SOLID

MARJAN SOLID

Dia mengambil waktu satu jam sebelum balik ke warung untuk mengurus gaji pekerja. Hari ini tanggal 1, dan 3 hari lagi pekerja akan gajian. Marina tidak mau membayar gaji setiap tanggal 2 setiap bulan. Dia harus menghitung bonus dan pajak setelah menyussun nominal gaji, yang ditransfer ke rekening masing-masing.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
Mars Dan Antares

Mars Dan Antares

Mereka menatap dalam mata wanita paruh baya dihadapan mereka, mereka masih belum percaya dengan apa yang terjadi 30 menit yang lalu. "Eomma, apa benar ini tanggal 14 Juli 2009?" Kali ini Seok Won yang berbicara, untuk memastikan apakah benar mereka telah melakukan perjalanan waktu. Ibu Seok Won hanya mengangguk dengan tangan yang mengusap kepala Seok Won, dia bingung ada apa dengan Ji An dan Seok Won hari ini.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
Pria yang Pernah Menghancurkanku

Pria yang Pernah Menghancurkanku

10 menit kemudian, pintu ruangan Mars kembali terbuka menampilkan sekretarisnya dengan seorang wanita. "Mars," mendengar suara yang tidak asing di telinganya, Mars segera menatap tamu itu. "Marsha," lirih Mars dengan terkejut. "Ya, ini aku." Wanita bernama Marsha itu berjalan mendekati Mars, setelah jarak mereka dekat, Marsha langsung memeluk tubuh Mars.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

“Ada dua penghuni yang terbunuh di masa lalu. Tiga tahun lalu, mata-mata ini membunuh Mars. Satu lagi di selang tiga tahun ini—terjadi setelah insiden besar tiga tahun lalu. Penghuni Venus.” Aku lumayan terkejut mendengarnya. “Aku baru tahu ini.” “Itu yang membuat Mars dan Venus semakin menolak Aaron dan Troy.”
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

sapa Nico pelan. Tangannya terulur mengusap lembut puncuk kepala Mawar, "Aku akan ke kantor hari ini, kau akan di temani oleh Margareth. Dia pelayan yang sangat baik dan dia akan menjagamu selama aku bekerja," Wajah Nico semakin mendekat dan dia mencium kening Mawar cukup lama. Setelahnya dia menyunggingkan senyum lebarnya, mengusap tangan Mawar dan menciumnya lembut.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai mars 31
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status