My Dad CEO
Namun nyatanya kau akan baik-baik saja tanpa kehadiran diriku.
Selamat tinggal suamiku, yang harus kau ingat bahwa aku akan selalu mencintaimu, walau pun kau tidak pernah mencintaiku.
Jangan menyalahkan dirimu, ini adalah jalan yang telah aku pilih sendiri, aku yang pernah mencintaimu sepenuh jiwa dan ragaku. Tak kan lekang oleh waktu.
Tertanda Yunita.”
Selesai membacanya, tubuh Marco seketika ambruk, dia berlutut. Buliran air mata mengalir deras di wajahnya, dia menggenggam erat suratnya, menjerit dengan begitu pilu.
Bab Populer