กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
7 Hari Setelah Ibu Pergi

7 Hari Setelah Ibu Pergi

Aku, Kak Nasrul, dan Om Herman pun memperkenalkan diri. Setelah pengenalan singkat itu, kami diajak masuk ke sebuah ruangan untuk mengobrol. "Kemungkinan kota berangkat habis isya, Zam," ucap Ustad Baharudin. "Gak kemaleman?" balas Ustad Azzam. "Gak apa-apa. Sambil nunggu Kyai Mustofa sama Habib Husein yang lagi jalan ke sini dari Semarang." DUAR!
1.6K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 33 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

Namun jantungku masih saja terus berdebar. Tiba di sebuah masjid agung di kota Cilegon. Masjid yang dibangun di tengah kota Cilegon. Puspa menuntunku menuruni mobilnya, kemudian meraih tanganku dan menuntunku masih ke dalam masjid besar itu. Sudah kulihat beberapa orang yang sudah tidak asing lagi untuku. Para ustaz dan ustadzah yang sering mengajar di pondok pesantren. Kulihat Umi dan Abah pun hadir di acara itu.
1012.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 483 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

Status Immortal hampir setara seperti esensi Dewa bagi para manusia, sehingga mereka segera menundukkan kepala sopan. Imam Agung bernafas lega karena keributan bisa berhasil mereda dalam waktu singkat. Ia menundukkan kepala sopan, mengikuti tindakan penduduk lain. Sensasi hangat energi spiritual dapat dia rasakan di sekitar lingkungan Kuil Agung. Harum wangi bunga menyebar dengan semerbak ke seluruh tempat. "Saya memberi salam kepada Nona Immortal," sapa Imam Agung secara sopan. Tetap menundukkan pandangan ketika kembali berdiri tegak.
9.37.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 241 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

walaupun masih banyak dengan agama yang lama, yakni aliran kepercayaan, ataupun menyembah patung (berhala), sehingga Sembara dan Soha takjub juga melihat warganya tetap rukun dan tidak saling bentrok, walaupun sudah beda keyakinan. Begitu Sembara bertemu orang yang menjaga mushala itu lalu menjelaskan maksudnya, tanpa banyak tanya lagi orang tua itu langsung mengangguk berseri, namun saat diminta mahar, Sembara kaget saat Soha mengeluarkan kalung emas milik si gendut tadi. “Emank boleh, kan ini barang rampasan dari si gendut?” bisik Sembara kaget. “Udah ahh jangan bawel, yang penting bentar lagi kita sah, udah abang sono ijab kabul seperti di bilang bapak tua itu, daripada pusing cari mahar!
10134.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 5.2K ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่านรีวิว (22)
อ่าน
+ห้องสมุด
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
อ่านรีวิวทั้งหมด
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Di bagian belakang bangunan yang dipenuhi oleh orang-orang yang sedang menikmati makanan dan minuman, namun di bagian yang satu ini, justru orang-orang ramai terlihat sangat serius. Di antara orang-orang tersebut, Amugar alias si Mata Malaikat terlihat paling menonjol di sana sebab ukuran tubuhnya yang tinggi besar. Tiga sosok menyeruak di masing-masing keramaian. Satu dari arah depan si Mata Malaikat, satu lagi dari sisi kiri, dan satu lainnya dari sisi kanan. “Inyiak Marapi,” Amugar tersenyum lebar dengan sedikit membungkukkan badannya pada sosok tua berbadan kurus namun dengan rambut panjang yang rapi.
108.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 304 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

“Dengan senang hati, Tuan.” **Pertemuan Para Dewa** Di dunia manusia, Arjuna berdiri di tengah hening malam. Hutan yang sunyi hanya dihiasi suara angin lembut yang membawa aroma daun basah. Namun, ketenangan itu tiba-tiba terganggu oleh suara gemuruh lembut dari langit. Arjuna mendongak, matanya menyipit karena cahaya keemasan yang mulai muncul dari atas. Kilauan itu membesar hingga membentuk sosok yang sangat ia kenal—Semar, dalam wujud yang jauh lebih agung dan megah.
2.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 81 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

Melainkan sesosok bayangan pria tua bertubuh tegap yang membelakanginya, berdiri menatap pemandangan kota Semarang di malam hari dari balik jendela kaca hotel yang besar. “Bhaskoro… mumpung kamu sedang berada di sini, kenapa kamu tidak lekas pergi ke Gunung Klawing dan menghancurkan pertapaan wanita siluman itu?” tegur bayangan tersebut. Suara seraknya bergaung penuh intimidasi. Sosok itu tak lain adalah Ki Ageng.
1020.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 723 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
Anak Untuk Mas Agam

Anak Untuk Mas Agam

Lelaki itu menghela napas pelan, lalu kembali menatap lurus memberikan senyuman hangat. "Anak-anak perkenalkan mereka adalah Bapak Agam Delniels dan Ibu Anes Ermis Delniels. Hari ini Pak Agam dan Ibu Anes resmi menjadi salah satu penyuntik dana di sekolah kita. Kepada Bapak dan Ibu kami ucapkan terima kasih." Bu Farah sedikit membungkuk dan tersenyum, dibalas Agam dengan sedikit membungkuk pula dan mengucapkan 'sama-sama' Setelah Agam dan Anes memasuki setiap kelas dan melihat sesi belajar. Mereka ditemani kepala sekolah berkeliling sekolah Purnama.
103.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 117 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
Memar Termanis

Memar Termanis

Sepatu hak tinggi yang ia kenakan berbunyi halus saat menyentuh lantai marmer, menambah keanggunannya. Paula berhenti di depan tangga spiral besar, memandang sekilas ke bawah. Ballroom itu dipenuhi para selebritis, model, idol, dan tamu eksklusif lainnya. Dia menarik napas dalam, lalu mulai menuruni tangga dengan langkah percaya diri. “Malam ini harus sempurna. Semua mata tertuju pada fashion show ini. Jangan lupa senyum, Paula.” Ucapnya di dalam hati.
101.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 39 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Duduk di atas tikar bambu adalah seorang lelaki tua dengan rambut dan janggut putih yang panjang, namun matanya yang cerah menunjukkan bahwa dia masih memiliki kekuatan dan kejernihan pikiran yang luar biasa. “Selamat datang, Raden Jayaningrat – keturunan Raja Jayaputra yang terakhir,” ujar Mbah Ki Semar dengan senyum hangat. “Dan kamu juga, Dewi Shinta Sari – putri dari dua dunia yang telah menjalankan tugasmu dengan baik.” Shinta Sari sedikit terkejut mendengar kata-kata itu, namun segera menundukkan kepala sebagai tanda rasa hormat. “Kamu tahu tentang saya, Mbah?”
10495 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 12 ครั้งในชื่อ masjid agung semarang kauman
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
345678
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status