Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selimut Hangat Bodyguard Suamiku

Selimut Hangat Bodyguard Suamiku

Tangannya naik membingkai wajah halus Jena, mengusap sisa ketakutan di sana dengan ibu jarinya. "Kau bukan wanita yang rusak, Jena," kata Elang dengan nada penuh penekanan dan kejujuran yang mendalam. "Kau adalah alasanku mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi manusia. Selama bertahun-tahun hidupku hanya diisi oleh perintah, senjata, dan kegelapan. Tapi saat aku melihatmu bertaruh dengan keberanianmu di rumah itu... aku sadar bahwa jiwa muliamu adalah satu-satunya hal yang ingin kulindungi seumur hidupku."
618 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
Air Mata dan Doa Seorang istri

Air Mata dan Doa Seorang istri

Mata pedang yang tajam menembus jantung Rojali yang katanya kebal senjata tajam. Seer! Aliran darah keluar seperti air pancuran muncrat keluar dari dalam tubuh yang habis dihujam oleh pedang tadi. Rojali masih mengumpulkan kekuatannya dan kembali hendak menyerang Bu Wati, satu pukulan elang pencakar langit dilayangkannya ke leher. Bu wati dengan sigap merunduk dan menangkis pukulan dengan menyabetkan pedangnya, otomatis Rojali mengurungkan tinju cakar elangnya masih takut dengan ganasnya sabetan pedang sambar nyawa di tangan bu wati.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

Ya, mereka terlahir kembali! Aku sering bertanya-tanya kepada Nenek yang menceritakan legenda dari makhluk mitologi ini, sebenarnya seperti apa wujud phoenix? Dan Nenek yang tak pernah pikun itupun menjelaskan bahwa burung ini memiliki warna yang cerah, badannya mirip dengan elang, serta tinggal di surga. Seribu tahun berlalu, Phoenix pun merasa bosan dengan keabadiannya dan meninggalkan surga untuk menuju ke dunia fana, seperti yang diungkapkan oleh Curious Historian--Aku tidak tahu siapa mereka, tapi sepertinya mereka adalah orang-orang yang memiliki banyak arsip seputar segala hal di dunia. "Aaron, aku takut," ucap Elena dengan mata berkaca-kaca. Oh tuhan, dia menggemaskan sekali!
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
ELEGI WANITA KEDUA

ELEGI WANITA KEDUA

"Nooon! Non Sella, sabar Non. Jangan marah-marah!" Pintu terbuka lebar. Mereka melihat kedua bola mata Sella memerah. Air mata membasahi kedua pipinya. Raut wajah Sella tampak kuyu dan kusut. "Kenapa kalian lihat-lihat?! Pergi sana! Pergiiiiiiii ... kalian semua! Pergiiiiiii ...." *** Hai readers setia. Ikuti terus cerita ini ya. Jangan lupa nih review kalian aku tunggu.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai mata elang manusia
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
pesbuk
Penyampaian ceritanya bagus.... Menurutku sih Romi n Amel jg egois dr awal. Menurut Agama jg menikah antara Keponakan dan Bibi/Paman itu haram, kecuali sang paman blm menggauli istrinya, lhaaa ini kn udah jelas2 ada c Dita, jelas haramnya. Bisa digoogling qo
Chin_ER
Cerita yang sangat bagus. Percintaan yg rumit antara Amel dan Romy, Keteguhan Amel dan Salsa, Kebodohan dan penyesalan Romy serta cinta sejati dari Adrian utk Amel dan Pengorbanan Salsa utk Romy yang luar biasa
Baca Semua Ulasan
Pria Misterius Itu Bukan Manusia

Pria Misterius Itu Bukan Manusia

*** “ELISA!!!” Teriakan Mama menggema hingga seolah mampu menggetarkan seisi rumah. Aku mengambil langkah seribu untuk berlari memasuki kamar lantas menguncinya. Baru saja aku menunjukkan nilai ulangan sejarah. Sebagai anak yang jujur, aku juga memberitahu kalau nilaiku yang paling rendah di kelas. Langsung saja Mama mendidih dengan mata yang melotot tanda akan mengamuk, kemudian di detik selanjutnya teriakan terdengar.
103.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Ia terbelalak dengan mulut menganga lebar, menyaksikan sepasang manusia tanpa sehelai benang melekat di badan, sedang bergumul berbagi peluh di atas ranjang sembari mengeluarkan suara-suara menjijikkan yang menyesakkan dada. Alih-alih melabrak, Marwa hanya mematung dan tak mampu berkata. Lidahnya kelu. Tubuhnya melemah dengan kaki bergetar. Seakan jantung berhenti memompa darah ke sekujur tubuh. Sepasang manusia yang tengah berbagi kenikmatan itu, tak sedikit pun menyadari kehadiran orang lain yang tengah menyaksikan perbuatan mereka. 'Ya, Tuhan! Mas Ammar ...."
5.713.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

"Harusnya pertanyaannya gini, kucing kok ngasih bunga?" Mata ini seketika memelototi netra hitam pekatnya, yang membalas dengan tatapan hangat. Namun, baru saja hendak memprotes putra semata wayang Bibi Halimah yang telah ku anggap abang sendiri itu, sebuah omelan langsung menyambar.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
JILBABER JUGA MANUSIA

JILBABER JUGA MANUSIA

Tidak disangka, ternyata cukup dengan menghembuskan sedikit gossip cerita ngarang, semua menjadi kacau balau untuk Atika. Ternyata Atika tidak setangguh kelihatannya. Mudah sekali menghancurkan kepercayaan dan reputasi seorang jilbaber seperti dirinya. Yah, jilbaber, bagaimana pun tangguhnya, tetap manusia biasa. Hancurkan prinsipnya dengan menyentil sisi kemanusiaannya. Masa remaja yang mulai mengenal cinta monyet. Naluri sebagai manusia yang mulai memiliki rasa ketertarikan kepada lawan jenis.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Ia tidak berlari, tidak mendesis, hanya diam dan menatapku lekat-lekat seakan penuh dengan tanya. Rasa penasaran menjalar di benakku. Aku menatap balik kucing itu, mempertanyakan sesuatu yang tak bisa kuutarakan dengan kata-kata. Lalu, sebuah pikiran terbersit—apakah aku juga bisa membaca pikiran kucing? Sejauh ini, aku hanya pernah membaca pikiran manusia, karena manusia memiliki bahasa yang bisa kutangkap dalam bentuk kata dan kalimat di dalam benak mereka. Tapi hewan? Mereka tidak memiliki bahasa seperti manusia.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
Malaikat Bertelinga Panjang

Malaikat Bertelinga Panjang

Malah mayoritas dari anggota parlemen di rumah ini memaksa untuk memeliharanya. Dari mana sih asal kelinci menyebalkan itu. Aku bukannya tak suka binatang, tapi aku hanya tak menyukai bau pesing dan sikap kelinci yang tak beraturan. Tak seperti anjing misalnya. Anjing dapat dilatih menjadi hewan yang tertib dan beraturan. Bahkan berguna bagi kehidupan manusia.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai mata elang manusia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status