Gairah Sahabat Suamiku
“Tidak akan, Ma. Percaya padaku. Tempat mama melempar Lili itu jauh sekali dari pemukiman. Jalannya sepi, bahkan hampir tak ada yang melintas. Dan yang lebih penting, tidak ada CCTV di sana. Jadi kita aman. Mama tidak perlu khawatir, oke?"
"Tapi, bagaimana kalau ada orang yang melihat? Bagaimana kalau ada yang melaporkan?" suara mama Ika semakin panik, seolah bayangan penjara sudah begitu dekat mengintainya.
"Ma, sudahlah Kalau mama terus memikirkan hal-hal itu, justru bisa membuat kita ketahuan. Ingat, kita tidak meninggalkan jejak. Tidak ada yang tahu. Jadi tolong, hentikan rasa takut itu Ma. Sekarang lebih baik kita makan bersama, pulihkan tenaga. Percayalah padaku, semua ini akan segera