Cinta Sekolah Menengah Pertama
“Gini ya, gue nggak tahu rasanya kehilangan lo seperti apa ke Ammar. Tapi gue juga pernah kehilangan, dan udah nggak bisa balik lagi. Jadi jangan ngomong soal gue tega atau nggak tega di sini ya. Gue akan bilang pesan lo sama Ammar. Udah, jangan nangis lagi. Gue sama lo sama-sama masih terlalu muda untuk terpuruk. Lo kelas 1 SMP, gue kelas 2 SMP. Kita nggak jauh beda sebenernya. Kalau misal nanti gue dan lo harus papasan lagi, gue harap, jangan anggep gue musuh lo. Yuk, Ri, batagor gue belum abis tadi.”
Sandra menggandeng tangan Matari dan mengajaknya kembali ke kantin. Tangan Sandra begitu dingin dan gemetar. Matari tahu, sepupunya itu merasa kesal, marah dan sedih bersamaan, namun ditahann
인기 회차