Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Kontrak dengan sang Pria Pengganti

Pernikahan Kontrak dengan sang Pria Pengganti

"Maksudmu? Kamu meragukan aku, Rim?" Arimbi tertawa. "Kenapa tidak? Aku tidak yakin kamu bisa menaklukkan wanita dengan hati sekeras Enggar. Lagi pula aku dengar dia akan menikah dengan kekasihnya. Bukannya kamu ingat kekasih Enggar saat itu?"
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

cicit Mama Rima dengan suara agak bergetar. "Ya tapi kenapa?" Kali ini Papa kembali mengejar. Suaranya terdengar tegas dan penuh tekanan. Seolah sudah bisa menebak keadaan yang sebenarnya terjadi. "Karena .... ATM itu .... memang ada di Mama!" Kena, deh! ## Amih masih di kampung, gaes. Masih nggak bisa nulis lancar. Mon maaf ya ...
1048.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
Bertemu Setelah Berbeda Status

Bertemu Setelah Berbeda Status

sindir Rima. "Iya sih, hehehe ... maaf Ma, ada kerjaan yang harus beres hari ini!" tutur Jelita beralasan. "Oh yah?" tanya Rima seolah tak percaya. "Iya Ma, Eeeeh ... Mama ada apa nih tumben malam-malam gini berkunjung ke ke sini?" Jelita langsung menanyakan tujuan kedatangan sang Mama takut Mamanya terus menanyakan kepulangannya yang terlambat.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
TERNODA DI MALAM PERTAMA

TERNODA DI MALAM PERTAMA

Mata Aline langsung melotot. “Ravi? Bukannya ini malam pengantinnya? Kenapa dia justru keluyuran?” tanya Aline penasaran. Rimba hanya tersenyum malas. “Kalau aku kasih tau alasannya, aku takut kamu malah cemburu, kayak tadi,” sindirnya. “Emang kenapa?” tanyanya makin penasaran. Rimba pun duduk di pinggiran ranjang. Dia menatap lekat pada istrinya.
1098.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
CINTA DI DALAM PERJODOHAN

CINTA DI DALAM PERJODOHAN

"Mama kenapa kok nangis??" "Mama gapapa sayang!!" "Tapi,, tapi kenapa mama menangis??? Apa mama sakit lagi??" Mama rita hanya menggelengkan kepalnya tidak menjawab pertanyaaan dari mira. "Lalu mama kenapa mah?? Apa mira membuat mama sakit hati??" "Tidak sayang,, tidak" Jawab mama rita dan langsung memeluk mira. Sikap tiba-tiba mama rita yg memeluk mira, membuat mira kaget seketika.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

Pikir Manda. Manda pun mulai gelisah karna sebenarnya ia sedang tidak bisa meninggalkan asrama di jam malam karna sedang mendapat hukuman dari pak kepala asrama. Tapi ia pun tidak berani menolak perintah dari Colin karna sudah pasti itu akan membuatnya dalam masalah. “Kenapa?! Sepertinya kau keberatan. Ada masalah?” tanya Colin tiba-tiba. “Um ... se-sebenarnya nanti malam aku ... aku ....”
940 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

timpal Matari. “Udah, kalian rundingin dulu aja, gue mau ke toilet,” kata Narita sambil berdiri. Dalam hati Narita, dia sedikit kesal, karena dijadikan sebagai plan B alias cadangan. Kenapa semua orang selalu fokus hanya pada Matari? Memangnya dia sebagus apa sih suaranya? ***********************************************************************
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

“Iya, tapi kenapa? Semua itu belum cukup jadi alasan.” “Ya buat pergaulan aja, Ri. Gue harus masuk ke geng di mana gue dianggep ada. Sesimpel itu.” Matari masih belum mendapatkan jawaban yang memuaskan. Namun dia tak mau berdebat lagi. Jika Choki saja seperti ini, Arai bisa saja sama atau bahkan lebih parah.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

“Apa, Sayang? Mama dari tadi nyariin kalian lho, tapi nggak ketemu-ketemu. Bukannya kita jadi main petak umpetnya?” “Bener kata Andin, Sayang. Tadi kami cari ku ke mana-mana tapi nggak ada,” ucap Beni tiba-tiba datang bersama Andita. “Beneran, Sayang. Tadi aku ikut main lho sama kalian.” Aku mencoba meyakinkan mereka bahwa aku yakin dengan pembicaraan barusan. “Jadi, tadi Mama main petak umpet sama siapa?” “Siapa lagi yang main petak umpet selain kami, Sayang?”tanya Beni terlihat panik dan penasaran.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

Sapa wanita itu dari seberang telepon. "Iya sayang, gimana kabar kamu? Udah sampai di Indonesia kan?" Balas Farhan. "Sayang aku kangen kamu!" Ucap Nadira mesra dan dengan suara manja. "Aku juga kangen sayang, udah enggak marah lagi kan sama aku?" Tutur Farhan yang tak kalah mesranya dari Nadira.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai mata rimar kenapa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status