Once then Forever
Mengamati raut wajah si perempuan.
"Pak, apa saya terlihat murah?" Tak bisa ditahan, ucapan itu keluar dari mulut Sera. Mata mulai berkaca-kaca.
"Saya ini memang pernah melakukan hal kotor. Tapi, apa pantas dia menganggap saya mudah dan murah? Apa saya sehina itu di matanya?"
Terlampau sensitif, Sera menitikkan air mata.
Dante yang mendengar semua itu, menari bahu Sera agar mereka bertatapan. Terdorong rasa yang entah saat menyaksikan bulir air mata Sera yang berjatuhan, lelaki itu memajukan kepala.