Miskin itu Memalukan
Mama melebarkan mata melihatku.
“Iya, Ma, habis ke wc terus ilang, hahaha,” aku tertawa. Ck! Decak mama,”kamu ini bercanda aja, mama ini deg deg an, lho,” mama ikut tersenyum.
Seharian aku masih beraktivitas seperti biasa. Ruly sampai nggak ke toko hari ini. Sampai menjelang sore pun, aku merasa biasa saja. Emang sih, pinggangku lebih terasa pegal. Kupikir, itu karena perutku yang bertambah besar. Akhirnya mama menyuruh Ruly untuk membawa aku ke rumah sakit.
Bab Populer