Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BENIH KAKAK IPAR

BENIH KAKAK IPAR

ucap Alvin mencoba pengertian. “Alhamdulillah. Terima kasih atas pengertiannya, Nak Alvin. Mari, Bapak berikan tanda tangan dulu sebagai tanda setuju.” Pak Idris membuka dokumen di dalam map bercorak batik, kemudian mulai membubuhkan tanda tangan di atas sebuah materai.
9.614.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

tik keyboard. Untuk waktu hampir 15 menit, ruangan hanya terdengar simponi musik ceklak...Ceklik dan berakhir dengan suara mesin pencetak, yang memuntahkan beberapa kertas dari dalamnya. "Silahkan baca dulu dengan teliti, dan jika tidak ada tambahan lagi, mohon di tanda tangani." Maya menyodorkan beberapa lembar berkas, dengan ketikan huruf dan angka di atasnya.
7.312.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

bisiknya lirih. Raka mengangguk pelan, memperhatikan simbol itu dengan tatapan curiga dan cemas. “Bisa jadi. Atau mungkin… dia meninggalkan sebagian dirinya dalam tubuhmu.” Darma yang duduk di seberang ruangan, menyalakan dupa pembersih, memejamkan mata. “Aku melihat ini sebelumnya… dalam naskah kuno yang dibawa seorang penyusup dari desa sebelah. Tentang 'Tanda Neraka'. Konon, orang yang ditandai akan menjadi pembawa gerbang berikutnya.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
Desah Di Kamar Sebelah

Desah Di Kamar Sebelah

Sama-sama gila dan menyebalkan! Kulihat sebuah materai telah terbubuh di tengah-tengah kolom tanda tangan. Putus asa, kusambar bolpoin yang tadi dia bawa dari atas meja, lalu kutanda tangani surat tersebut pas mengenai materai. Ada pula kolom saksi di bawah tanda tanganku. Surat itu lalu kuberikan pada Budiman untuk ikut dia tanda tangani. “Cepat!” perintahku pada Budiman seraya menyerahkan bolpoin hitam padanya.
9.9431.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.7K kali sebagai materi tanda baca
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Mengejar Cinta Tuan Barra

Mengejar Cinta Tuan Barra

panggil Sarah lirih. Barra melangkah mendekati Sarah, tatapannya begitu dingin seolah tidak merasa kehilangan sama sekali atas kepergian darah dagingnya. Barra menjulurkan tangannya, dengan cepat pengacara itu memberikan selembar kertas ke tangan Barra. Barra membaca sejenak isi dari kertas tersebut, lalu menorehkan tanda tangannya. "Tanda tangani ini," ujarnya seraya menyerahkan kertas tersebut ke arah Sarah.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Beruntung Grace bisa menyelesaikan PR-nya tepat waktu, coba kalau tidak? "Baiklah, kita kembali ke pembelajaran. Hari ini kita akan singgung materi tentang bab selanjutnya. Ada beberapa poin yang tidak dijabarkan secara spesifik di modul ini, oleh karena itu Bapak akan beri kalian materi tambahan dan harus kalian catat. Adakah yang bersedia bersuka rela menuliskan materi di papan tulis?" Lagi-lagi, semua diam. "Kalau tidak ada yang mau, Bapak akan tunjuk-"
1047.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku membuka folder arsip. Di dalamnya ada lima file teks, namanya dingin dan rapi: 01_kamus_akar.txt 02_kunci_ritme.txt 03_lemari_petunjuk.txt 04_daftar_tiga_dan_dua.txt 05_catatan_untuk_sinta.txt Aku membuka 01_kamus_akar.txt. Isinya daftar kata yang tidak asing tapi terasa asing: akar, batang, kelopak, putik, serbuk, bunga tidur, batang air, pangkal, biji. Di sebelahnya ada kolom angka dan huruf koordinat? Atau rujukan halaman? Di bawahnya kalimat singkat: “Baca bukan sebagai botani. Baca sebagai geografi.”
817 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

tanya Rima lagi. Slamet menggeleng. "Kalau gitu bawa kertas ini dan pelajari ya. Besok tanda tangan diatas materai dan di hadapan pengacara saya," "Kertas apa ini Bu?" tanya Slamet bingung. "Perjanjian pranikah, memang apalagi? Jaman sekarang perlu loh perjanjian pranikah, biar istri nggak ditindes,"
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Itu sudah terhalang noda, termakan usia. Eyang membalikkan kertas, mengikuti arah tanda panah. Sebuah gambar tersinggap, bercak noda memenuhi segala ruang kertasnya dengan keterangan Doc. 85. .. .22: .. 3 di sudut kiri. Begitu juga tulisan yang ada di seberang, kebanyakan tak jelas di lihat mata.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 595 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Di dalamnya, terdapat tiga benda: sebuah gulungan kulit yang lebih detail dari yang pertama, sebuah kristal kecil berwarna biru kusam yang memancarkan energi dingin, dan sebuah potongan kain yang bernoda darah kering. Tua Bangka merangkak mendekat, matanya menyipit melihat isi kotak itu. "Itu adalah..." suaranya terputus, matanya tertancap pada potongan kain berdarah. "Itu adalah Tanda Sumpah Darah." Aku mengangkat kain itu dengan hati-hati. Memang, di tengah noda darah yang sudah menghitam, terukir sebuah simbol yang bercahaya redup—simbol sumpah yang mengikat jiwa.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai materi tanda baca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status