Menggoda Ayah Sahabatku
"Maaf, ya. Sebelumnya aku cuekin atau bersikap dingin sama kamu. Aku nggak punya pilihan selain nuruti perkataan Papa kamu."
Amelia yang bersandar akhirnya duduk tegap. Dia membalas tatapan Kayden, lalu menyunggingkan senyuman tipis.
"Iya, aku ngerti, kok. Aku juga minta maaf, sering marah-marahin kamu di chat," balas Amelia, perlahan menundukkan kepala.
Tak marah, Kayden malah tertawa kecil. "Nggak apa-apa. Lucu juga tiap kali baca pesan kamu. Sekangen itu pengen ketemu?"