Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SEBUNGKUS MIE INSTAN

SEBUNGKUS MIE INSTAN

Ada kepiting asam manis, lobster, cumi lada hitam, gurame krispi tidak lupa tumis kangkung dan juga tauge. Aku menelan ludahku sendiri. "Bu, pesannya banyak banget?" "Halah, biasanya juga seperti ini. Kamu ini kenapa sih, Jim. Ibu kan sudah bilang kalau di ATM kamu pasti masih ada uang gajinya di Sekar. Lagian kamu itu juga gak ikut nyari jadi gak usah perhitungan banget kaya gitu." Ibu justru protes tidak suka dengan sikapku yang dianggapnya pelit dan perhitungan.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as mbok mbok
Read
+Library
My badboy it's mine

My badboy it's mine

"Maksud mbok apa?" "Den davino akan tau kalau emang udah waktunya, mbok mau kembali kerja." Mbok sri beranjak bangun untuk kembali bekerja. Davino penasaran dengan ucapan mbok sri namun dia tak memperdulikannya davino tahu jika kedua orang tuanya hanya menganggap dia sebagai boneka. *****
101.8K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as mbok mbok
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Suaranya menggelegar, bergetar dari puncak mahkota hingga ke lantai marmer yang dingin. Terdengar kegaduhan dari arah dapur, lalu sosok Mbok Brayut muncul tergopoh-gopoh, diikuti oleh Truno dan Bejo yang mungil, kurus dan gagap di belakangnya. Ketiganya berjalan layaknya sekelompok bebek yang baru saja melihat elang lapar, mata mereka terbelalak menatap Kanjeng Gusti Tumenggung yang wajahnya sudah seperti kepiting rebus. Bau kemenyan bahkan tak mampu menandingi aroma ketakutan yang menguar dari pori-pori mereka.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as mbok mbok
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Dengan segala upaya menahan rasa mualnya terhadap pemandangan luar biasa tidak enak di matanya, … Purbamanik berucap. “Tidak baik jika Anda memakan hidangan dengan cara seperti itu. Itu terlihat seperti hewan yang tak memedulikan kondisi tubuh mereka berantakan, karena hanya terfokus untuk memenuhi isi perut dengan makan.” Terhenti sejenak dalam acara menggigit serta mengunyah daging kambing di tangannya yang licin oleh minyak juga cepal oleh marinade bumbu masakan, melirik Purbamanik yang duduk di kursi samping dirinya dengan masih belum menyentuh hidangan bagiannya sama sekali, … Arcadika bertanya.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as mbok mbok
Read
+Library
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

“Mbok!!!” Mbok Inem melihat Agni, lalu pada Samudera. “Tugas mbok sudah selesai. Sekarang sudah ada yang bisa menjaga mbak Agni dan Aska,” ucapnya dengan diiringi batuk darah. “Mbak Agni harus selalu bahagia ya... Tuhan sudah berbaik hati memberikan kesempatan kedua dengan menghadirkan tuan Samudera, jangan sia-siakan kesempatan ini, mbak,” lanjutnya dengan tersenyum. “Saya pamit,” tutup mbok Inem dengan senyuman, sembari menutup matanya.
10126.3K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as mbok mbok
Show Reviews (58)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Zamramzi Rompees
Ceritanya bagus n seru, pemeran utama wanitanya meski disakiti tapi ga menye² krn ada support sistem yg bagus dari orang² terdekatnya untuk bangkit lagi. Yg paling sy suka, ceritanya ga terlalu bertele-tele.
Read All Reviews
Mati Kembar

Mati Kembar

Kubaluri udang berukuran sedang dengan tepung bubu praktis dan kucelupkan ke dalam minyak panas satu persatu hingga warnanya kuning kecokelatan lalu kuangkat ke piring sedang berwarna putih. Selanjutnya kuaduk beberapa kali nasi serta bumbunya yang dimasak di api dengan suhu sedang agar tidak hangus. Tak lama menunggu, akhirnya kedua menu telah siap kuhidangkan. Terlihat Beni dan dua putri ku tertawa bersama dengan penuh semangat. Beni pun sesekali menggelitik mereka hingga terpingkal-pingkal.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as mbok mbok
Read
+Library
Mokondo vs Wanita Materialistis

Mokondo vs Wanita Materialistis

Selama tujuh tahun penuh kami bersama, aku tidak pernah menghabiskan sepeser pun uangnya. Bahkan saat hari raya atau hari peringatan hubungan kami, akulah yang selalu menyiapkan hadiah untuknya. Dia menerimanya dengan tenang seolah itu memang sudah sewajarnya. Namun, karena dia tidak pernah menyiapkan hadiah untukku, dia malah menyindir dengan berkata bahwa pria membeli hadiah untuk menyenangkan pacarnya adalah hal yang sudah sewajarnya. Inilah aku yang dia gambarkan dengan sebutan pria mokondo di setiap ucapannya.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as mbok mbok
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

"Beres, Bos!" Setelah kepergian Pak Anjas, Menik yang memang bersifat lebih centil langsung menghampiri Adam. Dia berkata dengan logat sundanya yang masih kental, "Adam, kamu ganteng-ganteng kok maunya sih jadi OB?" Adam menjawabnya dengan santai, "Yah, namanya juga nasib, Mbak." "Ih, panggilnya jangan mbak atuh. Palingan kita juga seusia-an. Aku baru masuk 25 bulan lalu. Kamu?"
9.1171.7K viewsOngoingAdded to Library 5.0K Times as mbok mbok
Read
+Library
Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

“Dari Om Keren, Mama. Om Keren membelikan banyak maianan. Ada robot, mobil yang Bima bisa kendarai, lalu pesawat terbang, dan masih banyak lain! Om Keren sangat baik sama Bima, Mama!” Bintang terdiam sebentar, mendengar apa yang dikatakan oleh Bima. Wanita cantik itu langsung mengalihkan pandangannya, pada Mbok Inem yang kebetulan berdiri tidak jauh darinya. “Mbok, itu mainan dari siapa?” tanyanya sambil menyerahkan satu porsi kebab untuk Mbok Inem. Dia membeli tiga porsi kebab—yang mana tentu Mbok Inem kebagian. “Bu, ini dari boss ibu. Tadi saat saya di taman bersama Den Bima, kebetulan kami bertemu dengan boss ibu,” jawab Mbok Inem sopan sambil menerima kebab pemberian dari majikannya.
9.422.1K viewsCompletedAdded to Library 574 Times as mbok mbok
Read
+Library
Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

pinta ibuku sambil perlahan mendorongku kembali ke arah meja dapur. Entahlah ibuku berbohong atau tidak. Dengan cekatan aku segera membereskan belanjaan Ibu yang di berantakin ke lantai oleh Mbak Sinta. Teringat perlakuan Mbak Sinta rasanya pingin aku bejek-bejek itu mulut orang, aku jadiin sambel setan. Eh, emang mirip juga ya mulut Mbak Sinta sama sambal setan, sama-sama pedes. Astagfirullah, maafkan hamba yang mengumpat ini ya Allah. ***
4.6K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as mbok mbok
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status