Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Ya ampun, kenapa jadi begini. "Tenang aja, saya cuma nicip dikit kok. Saya juga malas ngerjain cewek mabok." Rasa-rasanya Lila ingin menangis saking kesalnya. Ternyata kejadiannya lebih buruk dari yang dia bayangkan. Dasar bos kampret mesum. Kalau tak ingat dia butuh pekerjaan ini, sudah dia jambak rambutnya, tonjok mukanya dan cupit pantatnya sampai membiru.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as mbok mbok
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Setidaknya ini membuat pelakor itu terbakar cemburu. *** “Ini kamarmu, Mbak,” ucapku menampilkan kamar paling belakang. Sari mendelik ke arahku. Sedari tadi wajahnya tidak bersahabat. Apa dia tidak takut cepat tua kalau terus marah-marah begitu? "Yang benar saja? Ini kamarnya kecil, mirip kamar pembantu. Bahkan lebih kecil dari kamarku," protesnya sambil celingukan ke kamar yang akan dia tempati.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as mbok mbok
Read
+Library
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Melihat Boga begitu marah, aku menjawab dengan acuh tak acuh, "Aku hanya membalasmu dengan cara yang sama." Usai bicara, tanpa peduli dengan kekacauan yang terjadi di ruangan, aku berjalan keluar dengan langkah penuh percaya diri. Aku tahu, aku sudah menang dalam pertarungan ini. Setelah keributan ini, keburukan Boga terungkap di hadapan semua orang. Karena masalah keamanan yang besar, peluncuran produk tertunda dan harga saham perusahaan pun anjlok.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as mbok mbok
Read
+Library
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Aku pun menyapa Buk Ati dengan santun. "Selamat pagi buk..." sapaku pada Buk Ati yang masih melihat ke arah kami itu. "Pagi... Kalian dari mana? Kenapa kalian telat?" tanya Buk Ati dengan ketusnya. "Maaf buk... Tadi ada macet di jalan buk!" jawab Kevin mengada. "Macet?" Buk Ati nampak tidak percaya. "I... Iya buk," timpal Arini yang mencoba mendukung Kevin.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as mbok mbok
Read
+Library
Selingkuh Lewat M-Banking

Selingkuh Lewat M-Banking

Tring. Notifikasi dari m-banking ku menerima sebuah transferan dari Dinda. Anehnya, notif di ponselku terpampang jelas nama wanita itu. (Alhamdulillah, sejak lama aku ingin berjumpa denganmu dan berkenalan, di mana kita bertemu?)
9.441.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as mbok mbok
Read
+Library
Binar Kalbu

Binar Kalbu

Hanya perlu waktu dua bulan untuk seorang Abbian meluluhkan hati Rine yang sekeras karang di lautan. Makan malam seorang diri terasa begitu hambar bagi Rine. Satu-satunya asisten rumah tangga, Bi Jum namanya, juga sudah pamit pulang sehingga menyisakan kesepian. Suara denting sendok yang beradu dengan piring menjadi musik yang meramaikan. Dia hendak menghubungi Abbian, tetapi egonya menahan itu. Cewek dengan kaus oblong dan celana pendek itu enggan ketergantungan kepada siapa pun dengan alasan apa pun. Terpaksa, dia menikmati sepiring nasi dengan lauk ayam goreng dan sambal terasi seorang diri. Sesendok demi sesendok nasi mulai dikunyah walau teramat pelan. Selera makannya selalu menguap ket
2.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as mbok mbok
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu. "Haruan cacapan limau kuit," ujarku pada pelayanan rumah makan. Ikan haruan atau ikan gabus memang sangat sempurna saat dipadukan dengan cacapan limau kuit. Cacapan limau kuit sejenis sambal berbentuk cair, terbuat dari irisan bawang merah mentah, diberi irisan limau kuit serta cabe rawit. Tak lupa garam dan air secukupnya. Rasanya sangat segar. Menggugah selera.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as mbok mbok
Read
+Library
MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

Sarah langsung mengulum bibirnya kuat-kuat, menahan tawa memandang wajah Bu Indar yang kini mendadak gagap dan salah tingkah. "M-Mokondo itu... sebutan untuk orang yang tidak bekerja, tapi sukanya makan enak terus." jawab Bu Indar asal, mencoba menyelamatkan situasi turut tersenyum pada Tachi. Tachi mengetuk-ngetuk dagunya, berpikir, sementara kakinya bergoyang-goyang dimana dirinya masih duduk di atas meja, "Apakah Kakek juga mokondo? Kan Kakek hampir setiap hari di rumah, terus suka makan masakan Nenek yang enak-enak?"
101.2K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as mbok mbok
Read
+Library
MAS FAIMO BAKUL TEMPE

MAS FAIMO BAKUL TEMPE

Sementara Fai Mo malah tertawa mendengar jawaban simboknya, dirinya sangat senang bisa kenal dan belajar dari wanita berusia 60 tahun. "Wess , kalah aku, Mbok! Aku loh ndak berani naksir perempuan." Mbok Wagiyem menatap Fai Mo penuh tanya,"Lah kenapa?" "Belum punya uang banyak, Mbok. Jaman sekarang apa ada perempuan yang mau di ajak susah. Apa ada orangtua yang ingin punya mantu kere, ndak ada, Mbok."
105.8K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as mbok mbok
Read
+Library
Berikan Suamimu Untukku, Mbak

Berikan Suamimu Untukku, Mbak

"Memang Non mau ke mana? Bukannya nanti saat Tuan Bara kembali, Non Aruna juga akan kembali ke sini." Aku menggeleng. "Bukan aku yang akan di sini tapi perempuan lain Mbok?" Mbok Iyem mundur, selangkah seperti tidak percaya dengan yang kuucapkan. "Apa!?" Teriakan itu begitu keras. Bukan dari Mbok Iyem tapi dari arah pintu. Ternyata mama sudah datang dan mendengarkan apa yang kukatakan pada mbok Iyem tadi. "Aku permisi ya, Non ...."
105.7K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as mbok mbok
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status