Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cliche

Cliche

Kenikmatan demi kenikmatan yang dirasakan, membuat tubuhnya bergelinjang; desahannya pun terdengar makin jelas. Ia memandangku lamat-lamat, seakan-akan meminta sesi puncak agar segera dimulai. Aku pun segera mengarahkan milikku ke bagian intimnya. Dengan sedikit dorongan, milikku menyeruak masuk ke dalam. Ia terpejam seraya mendesah, "Aaahm ...." Bersambung
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
MAAF

MAAF

Selembut JENANG Semanis GULA I love you, Pembacaku sayang .... ***
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
Hear Me

Hear Me

Jeff berjalan perlahan tanpa suara, sesekali juga dia memanggil Mama nya, namun tetap sama, tidak ada sahutan sama sekali. "Ahhh... Ahh... Ahhhh.... Eunghh... Shhhh... Ahhhh...Eumhhhh... Mas... Ahhhh." Semakin dekat langkah kaki Jeff, suara itu semakin jelas sampai membuat nya mengeluarkan keringat dingin. "Itu suara apa, seperti suara tepuk tangan, tapi kenapa ada yang kesakitan?" Jeff kecil bermonolog, mempertanyakan suara tersebut. "Aaahhh... Shhh... Mas... Eunghh, lebih ker--Ahhhhsshhh... Eunghh... Eummm Iya... Mas, ahhh, iya ahh seperti it... Aahh... Uhhh... Eunghhh."
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
Get Me Loose

Get Me Loose

Sebenarnya pakai pelet apa Anselio hingga bisa meluluhkan hati sang ibu sampai sebegininya? *** Bulu mata lentik Azalea bergerak konstan karena kerjapan yang ia lakukan. Azalea berbaring tenang di ruang pemeriksaan menatap tanpa minat langit-langit yang berwarna putih bersih. Hari ini jadwal Azalea untuk melepaskan jahitan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

Saat Namika pikir itu tidak akan bertambah parah, dia salah. Namika kini bisa membaca pikiran orang dengan radius enam meter tanpa perlu melakukan apa pun. Jika tidak ada Alora dan Yumi, mungkin Namika sudah memilih untuk melakukan homeschooling. Namika memejamkan matanya dan mengembuskan napasnya. Rasanya sangat damai. Tidak ada suara-suara yang berputar di kepalanya tanpa henti. Hening. Keheningan yang Namika sukai.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
Little Secret

Little Secret

Suaranya lembut, menenangkan. Gruzeline menoleh, memberikan senyum tipis yang sedikit kaku. "Aku benar-benar masih asing dengan dunia perkantoran," gumamnya, suara itu lebih terdengar seperti pengakuan daripada sebuah kebohongan.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
Please Me, Dear Boss

Please Me, Dear Boss

tanyanya dengan suara makin kecil. “Oh, itu...” Sagara menunjuk salep merah muda itu santai. “Saya lihat kamu jalan seperti menahan sakit. Kemungkinan saya lupa kalau saya terlalu keras tadi malam.”
10647 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Terlihat bahwa Leana masih merasa tidak terima, "Mengapa kau lagi-lagi membela dia?! Tidak bisakah kau melihatku sekali saja?! Aku tidak suka melihatmu selalu mengutamakan dia diatas segalanya! Kau mengabaikan aku selama ini hanya karena manusia biasa dan lemah seperti dia!" Dia terdiam sebentar sebelum melanjutkan, "Aku Leana Gelanca, Sorang Gorgon sempurna yang banyak dikejar oleh makhluk pria ini sedang mengejarmu sepenuh hati tapi kau justru mengabaikan aku karena manusia seperti dia?! Apakah kau buta?!!" Neo akhirnya merasa harus angkat bicara, "Cukup sudah, menjawab perkataanmu sebelumnya kurasa istilah 'anak anjing yang minta dipungut' bukankah itu adalah hal yang imut?"
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 778 kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
Look At Me!

Look At Me!

Adimasta kok ingin tertawa saja. "Aku akan ingat itu." Adimasta tersenyum tipis. Clarissa makin kesal saja. Adimasta tetap tenang dan tidak berekspresi. Padahal Clarissa ingin tahu bagaimana kalau Adimasta marah. "Kamu mau bilang sesuatu?" tanya Clarissa. "Thank you," ucap Adimasta pendek. "Thank you?" Clarissa merasa aneh dengan thank you yang Adi katakan. Thank you apa?
9.937.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai meekly
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status