Jerat Mafia Tampan
Dan sialnya, ketika dia berkali-kali kembali ke tempat yang menjadi kenangan bersama gadis itu, dia tidak pernah kembali lagi.
Dan hari ini... mereka bertemu lagi. Dengan keadaan yang...
"Tuan Adrian, apakah baik-baik saja?"
Pertanyaan itu membuat Adrian akhirnya sadar.
“Tentu,” jawab Adrian singkat, nyaris refleks. Tatapannya kembali lurus ke depan, ke arah audiens yang menunggunya menyelesaikan kalimat. “Mari kita lanjutkan.”
Ia menegakkan bahu, mengunci kembali ekspresi datarnya. Seolah tidak ada apa pun yang baru saja mengganggu ritme pikirannya.
Bab Populer